Efek Gebyar PON XX, PDRB Papua Meningkat 1,10 Persen
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 13:00 WIB
Ilustrasi UMKM Papua pada pagelaran PON XX. Foto: istimewa
Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua 20201 tengah berlangsung. Ajang ini diyakini mampu mempercepat pembangunan di Papua. Momentum untuk memberdayakan ekonomi rakyat Papua. Pembangunan venue, infrastruktur pendukung, dan ribuan atlet menjadi roda penggerak perekonomian di tanah Papua.
Pekan olahraga nasional ini mendorong geliat ekonomi di Papua. Ini terlihat dari data Bank Indonesia (BI) yang memproyeksikan pertumbuhan produksi domestik regional bruto (PDRB) Papua meningkat hingga 1,10 persen. Pertumbuhan tersebut ditunjang oleh gencarnya sektor konstruksi serta permintaan akomodasi dan makanan-minuman.
Pertumbuhan itu juga didorong 21.687 orang yang terdiri atlet, ofisial, dan perangkat pertandingan PON Papua yang tersebar di empat klaster yaitu Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke, Kabupaten Jayapura, dan Kota Jayapura. Jumlah tersebut belum termasuk pada penopang perhelatan PON XX Papua seperti aparat TNI/Polri, pekerja konstruksi, media, dan relawan.
Baca juga:Presiden Joko Widodo Bertolak ke Papua untuk Buka PON XX
Ajang PON Papua kali ini menjadi pusat kegiatan sosial ekonomi yang berdampak positif bagi rakyat Papua. Asisten Direktur Perwakilan BI Papua Dwi Putra Indrawan mencontohkan, pembangunan arena pertandingan maupun infrastruktur PON Papua sejak 2016-2021 telah menumbuhkan sektor konstruksi.
Pembangunan berbagai venue PON XX tersebut berkontribusi terhadap PDRB Papua 0--2 persen dari PDRB Papua dengan posisi tertingginya pada 2019, senilai 1,5 persen.
"Kegiatan PON Papua pada 2021 meski hanya berlangsung dua minggu diperkirakan membawa peningkatan total PDRB senilai Rp1.222,84 miliar atau 0,7-1,10 persen pertumbuhan tahun ke tahun (yoy)," ujar Dwi, seperti dilansir portal Info Publik, Sabtu, (02/9/2021).
Pekan olahraga nasional ini mendorong geliat ekonomi di Papua. Ini terlihat dari data Bank Indonesia (BI) yang memproyeksikan pertumbuhan produksi domestik regional bruto (PDRB) Papua meningkat hingga 1,10 persen. Pertumbuhan tersebut ditunjang oleh gencarnya sektor konstruksi serta permintaan akomodasi dan makanan-minuman.
Pertumbuhan itu juga didorong 21.687 orang yang terdiri atlet, ofisial, dan perangkat pertandingan PON Papua yang tersebar di empat klaster yaitu Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke, Kabupaten Jayapura, dan Kota Jayapura. Jumlah tersebut belum termasuk pada penopang perhelatan PON XX Papua seperti aparat TNI/Polri, pekerja konstruksi, media, dan relawan.
Baca juga:Presiden Joko Widodo Bertolak ke Papua untuk Buka PON XX
Ajang PON Papua kali ini menjadi pusat kegiatan sosial ekonomi yang berdampak positif bagi rakyat Papua. Asisten Direktur Perwakilan BI Papua Dwi Putra Indrawan mencontohkan, pembangunan arena pertandingan maupun infrastruktur PON Papua sejak 2016-2021 telah menumbuhkan sektor konstruksi.
Pembangunan berbagai venue PON XX tersebut berkontribusi terhadap PDRB Papua 0--2 persen dari PDRB Papua dengan posisi tertingginya pada 2019, senilai 1,5 persen.
"Kegiatan PON Papua pada 2021 meski hanya berlangsung dua minggu diperkirakan membawa peningkatan total PDRB senilai Rp1.222,84 miliar atau 0,7-1,10 persen pertumbuhan tahun ke tahun (yoy)," ujar Dwi, seperti dilansir portal Info Publik, Sabtu, (02/9/2021).