home global news

Kementerian Kebudayaan Resmikan FFI 2025, Perayaan 70 Tahun Sinema Indonesia

Selasa, 01 Juli 2025 - 21:31 WIB
Kementerian Kebudayaan Resmikan FFI 2025, Perayaan 70 Tahun Sinema Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta;Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mendukung penuh pelaksanaan Festival Film Indonesia (FFI) 2025 yang resmi diluncurkan pada Selasa, 1 Juli 2025 di Rumah Kaca Melati, Hutan Kota by Plataran, Jakarta. Peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan FFI 2025 yang mengusung tema “Puspawarna Sinema Indonesia” sebagai wujud perayaan keberagaman yang menjadi kekuatan utama film nasional.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya. “Kita berkumpul dalam rangka launching Festival Film Indonesia 2025. Sebuah festival yang sangat penting, festival yang merupakan puncak dari perayaan Film Indonesia," ujar dia, Selasa (1/7/2025).

Menbud menekankan bahwa tahun ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan 70 tahun penyelenggaraan FFI. Menurutnya, sejak dimulai pada tahun 1955, FFI telah menjadi bagian penting dari ekosistem perfilman nasional yang terus berkelanjutan.

Menbud Fadli juga mengapresiasi capaian perfilman Indonesia yang semakin mendapatkan perhatian di kancah internasional. Dirinya menyebutkan bahwa partisipasi film Indonesia dalam berbagai festival dunia. “Kita ingin film Indonesia semakin terlihat di dunia internasional. Festival Film Indonesia adalah salah satu wadah penting untuk mendorong lahirnya film-film terbaik karya sineas tanah air,” ungkapnya.

Festival Film Indonesia selama ini menjadi barometer perkembangan industri film di Indonesia sekaligus bentuk penghargaan tertinggi bagi karya dan insan film. Tahun ini, FFI diharapkan bukan hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga sarana konsolidasi ekosistem perfilman untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum Komite FFI 2025–2026, Ario Bayu, menyampaikan optimisme atas perkembangan film nasional. “Melihat perkembangan perfilman Indonesia dalam setahun terakhir benar-benar membanggakan. Kita menyaksikan peningkatan kualitas luar biasa, baik dari segi cerita maupun teknis, dan hadirnya keberagaman genre. Kemunculan genre animasi dengan capaian barunya menandai babak menjanjikan bagi industri kita. Saya berharap FFI tahun ini menjadi momen selebrasi sekaligus refleksi bahwa kita sedang berada di jalur yang tepat menuju industri film yang makin kuat, inklusif, dan berdaya saing di kancah global,” jelas Ario Bayu.

Ario Bayu juga menekankan semangat kolaborasi dalam penyelenggaraan tahun ini. “FFI tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga momentum strategis untuk menguatkan sinergi antarlembaga dan asosiasi profesi perfilman. FFI didukung penuh oleh kolaborasi lintas instansi, baik Kementerian Kebudayaan RI, Badan Perfilman Indonesia, asosiasi profesi, komunitas film, maupun lembaga terkait lainnya, demi ekosistem perfilman Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya