home global news

Sejumlah Perusahaan Global Disorot PBB karena Dukung Operasi Israel, Palestina Terdampak

Rabu, 02 Juli 2025 - 07:16 WIB
Pelapor Khusus PBB untuk situasi hak asasi manusia di wilayah pendudukan Palestina, Francesca Albanese, terlihat saat menghadiri konferensi pers di kantor pusat Eropa PBB di Jenewa, Swiss
LANGIT7.ID-Jakarta;Seorang pakar HAM dari PBB menyoroti lebih dari 60 perusahaan, termasuk produsen senjata besar dan raksasa teknologi, yang diduga ikut terlibat mendukung pemukiman Israel dan aksi militernya di Gaza. Ia menyebut kampanye militer itu sebagai “kampanye genosida.”

Francesca Albanese, seorang pengacara HAM asal Italia yang menjabat sebagai Pelapor Khusus PBB untuk Wilayah Pendudukan Palestina, menyusun laporan ini berdasarkan lebih dari 200 masukan dari negara-negara, aktivis HAM, perusahaan, dan akademisi.

Laporan sepanjang 27 halaman yang dirilis Senin malam itu mendesak agar perusahaan-perusahaan tersebut menghentikan kerja sama bisnis dengan Israel dan menuntut pertanggungjawaban hukum bagi para eksekutif yang terlibat dalam dugaan pelanggaran hukum internasional.

Baca juga: Palestina Diterpa Serangan Baru, Upaya Gencatan Senjata Masuk ke Meja Washington

“Ketika kehidupan di Gaza dihancurkan dan Tepi Barat terus diserang, laporan ini menunjukkan alasan kenapa genosida Israel terus berlangsung: karena ini menguntungkan bagi banyak pihak,” tulis Albanese dalam laporannya. Ia menuduh sejumlah perusahaan terikat secara finansial pada sistem apartheid dan militerisme Israel.

Misi Israel di Jenewa menyebut laporan ini “tidak berdasar secara hukum, fitnah, dan bentuk penyalahgunaan wewenang secara terang-terangan.” Sementara kantor Perdana Menteri Israel dan Kementerian Luar Negeri belum memberikan tanggapan saat diminta komentar.

Israel sendiri menolak tuduhan genosida di Gaza, dengan alasan membela diri atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya, berdasarkan data pemerintah Israel.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya