Kemenkop UKM Dorong Masjid dan Ponpes Lakukan Inkubasi Bisnis
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 16:00 WIB
Ilustrasi masjid sebagai inkubasi bisnis. Foto: Pixabay
Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mendorong masjid dan pondok pesantren (ponpes) agar bisa melakukan inkubasi bisnis.
Hal itu dilakukan guna melahirkan santripreneur berbasis teknologi dan inovasi di Indonesia. Sebab, Indonesia sendiri memiliki potensi ekonomi ummat yang cukup besar dan berpengaruh.
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Riza Damanik mengatakan, selain sebagai negeri dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia juga merupakan pusat ekonomi syariah terbesar keempat di dunia menurut Global Islamic Economic Indikator.
"Indonesia juga masuk ke dalam 10 besar dalam kategori makanan halal, wisata ramah muslim, fesyen, obat-obatan, dan komestik halal," kata Riza, dalam keterangan tertulis,Sabtu (02/9).
Baca juga:Shalat Jumat, Yuk Singgah untuk Berjamaah di 5 Masjid Kawasan Jakarta Ini
Riza menyebutkan, Indramayu memiliki potensi besar, khususnya di sektor pangan. Pihaknya mengaku akan memperkuat sektor pangan karena merupakan kontributor tertinggi kedua dalam PDRB Indramayu, termasuk nasional.
Adapun komoditas beras dan buah tropis (mangga), serta sektor perikanan di Indramayu cukup menjanjikan untuk dikembangkan. Apalagi, lanjut dia, perikanan di Indramayu menjadi yang terbesar di Jawa Barat, baik subsektor budi daya maupun perikanan tangkap, atau pengolahan ikan dan garam.
Hal itu dilakukan guna melahirkan santripreneur berbasis teknologi dan inovasi di Indonesia. Sebab, Indonesia sendiri memiliki potensi ekonomi ummat yang cukup besar dan berpengaruh.
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Riza Damanik mengatakan, selain sebagai negeri dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia juga merupakan pusat ekonomi syariah terbesar keempat di dunia menurut Global Islamic Economic Indikator.
"Indonesia juga masuk ke dalam 10 besar dalam kategori makanan halal, wisata ramah muslim, fesyen, obat-obatan, dan komestik halal," kata Riza, dalam keterangan tertulis,Sabtu (02/9).
Baca juga:Shalat Jumat, Yuk Singgah untuk Berjamaah di 5 Masjid Kawasan Jakarta Ini
Riza menyebutkan, Indramayu memiliki potensi besar, khususnya di sektor pangan. Pihaknya mengaku akan memperkuat sektor pangan karena merupakan kontributor tertinggi kedua dalam PDRB Indramayu, termasuk nasional.
Adapun komoditas beras dan buah tropis (mangga), serta sektor perikanan di Indramayu cukup menjanjikan untuk dikembangkan. Apalagi, lanjut dia, perikanan di Indramayu menjadi yang terbesar di Jawa Barat, baik subsektor budi daya maupun perikanan tangkap, atau pengolahan ikan dan garam.