Djokovic Lolos ke Semifinal Wimbledon Setelah Bertarung Keras Dengan Cobolli:Janiik Sinner Lawan Berikutnya
Tim langit 7
Kamis, 10 Juli 2025 - 12:28 WIB
Djokovic Lolos ke Semifinal Wimbledon Setelah Bertarung Keras Dengan Cobolli:Janiik Sinner Lawan Berikutnya
LANGIT7.ID-London; Novak Djokovic kembali menempuh jalan berliku di Wimbledon, di mana ia berjuang mengalahkan petenis Italia, Flavio Cobolli yang penuh dinamika untuk mencapai semifinal ke-14 dalam sejarah kejuaraan ini pada Rabu.
Setelah kehilangan set pertama melawan Alex de Minaur di babak sebelumnya, Djokovic kembali tertinggal, kali ini dari pemain Italia Cobolli. Namun seperti pada Senin lalu, petenis Serbia itu kembali fokus, menemukan ritmenya, dan memberikan jawaban di momen-momen kritis, meraih kemenangan 6-7(6), 6-2, 7-5, 6-4.
Djokovic gagal memanfaatkan dua kesempatan pertamanya untuk menutup pertandingan, tergelincir di garis baseline pada poin kedua. Namun setelah meregangkan kakinya, ia bangkit dan akhirnya menyelesaikan pertandingan setelah 3 jam 11 menit.
"Ya, saya bisa menyelesaikan pertandingan," kata Djokovic ketika ditanya tentang keadaannya setelah terjatuh. "Itu tergelincir yang cukup parah, tapi itulah risiko bermain di lapangan rumput. Sepertinya saya belum pernah terjatuh sejauh ini tahun ini. Agak mengejutkan karena gaya bermain saya di rumput banyak melibatkan sliding dan gerakan agresif, jadi jatuh seperti ini wajar terjadi."
"Waktunya memang kurang tepat, tapi saya berhasil menemukan servis yang bagus dan menutup pertandingan. Saya akan membahas ini dengan fisioterapis saya."
Dalam pertarungan berkualitas tinggi itu, Djokovic sempat kesulitan menghadapi atletisisme dan kedalaman pukulan Cobolli di set pertama dan gagal mempertahankan servisnya saat unggul 5-3. Namun, ia memanfaatkan seluruh pengalamannya untuk menahan pukulan keras sang lawan yang baru pertama kali mencapai perempat final major dan bermain di Centre Court.
"Selamat untuk Flavio atas turnamen yang luar biasa. Saya pernah bermain melawannya sekali di hard court tahun lalu dan sering latihan bersama di berbagai permukaan, tapi belum pernah di rumput," ujar Djokovic.
Setelah kehilangan set pertama melawan Alex de Minaur di babak sebelumnya, Djokovic kembali tertinggal, kali ini dari pemain Italia Cobolli. Namun seperti pada Senin lalu, petenis Serbia itu kembali fokus, menemukan ritmenya, dan memberikan jawaban di momen-momen kritis, meraih kemenangan 6-7(6), 6-2, 7-5, 6-4.
Djokovic gagal memanfaatkan dua kesempatan pertamanya untuk menutup pertandingan, tergelincir di garis baseline pada poin kedua. Namun setelah meregangkan kakinya, ia bangkit dan akhirnya menyelesaikan pertandingan setelah 3 jam 11 menit.
"Ya, saya bisa menyelesaikan pertandingan," kata Djokovic ketika ditanya tentang keadaannya setelah terjatuh. "Itu tergelincir yang cukup parah, tapi itulah risiko bermain di lapangan rumput. Sepertinya saya belum pernah terjatuh sejauh ini tahun ini. Agak mengejutkan karena gaya bermain saya di rumput banyak melibatkan sliding dan gerakan agresif, jadi jatuh seperti ini wajar terjadi."
"Waktunya memang kurang tepat, tapi saya berhasil menemukan servis yang bagus dan menutup pertandingan. Saya akan membahas ini dengan fisioterapis saya."
Dalam pertarungan berkualitas tinggi itu, Djokovic sempat kesulitan menghadapi atletisisme dan kedalaman pukulan Cobolli di set pertama dan gagal mempertahankan servisnya saat unggul 5-3. Namun, ia memanfaatkan seluruh pengalamannya untuk menahan pukulan keras sang lawan yang baru pertama kali mencapai perempat final major dan bermain di Centre Court.
"Selamat untuk Flavio atas turnamen yang luar biasa. Saya pernah bermain melawannya sekali di hard court tahun lalu dan sering latihan bersama di berbagai permukaan, tapi belum pernah di rumput," ujar Djokovic.