Sinergi BUMN, PLN Siap Pasok Listrik Keandalan Tinggi ke Telkom
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 20:00 WIB
PLN siap pasok listrik keandalan tinggi ke Telkom. (Foto: Humas PLN)
PT PLN (Persero) siap memasok listrik 17,76 mega volt ampere (MVA) ke 21 Sentral Telepon Otomat (STO) milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero). Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi BUMN dalam memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.
Kerja sama PLN dan Telkom tersebut tertuang dalam perjanjian jual beli listrik layanan premium untuk 21 STO yang tersebar di DKI Jakarta dan delapan provinsi lainnya yaitu Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Senior Manager Asset Management PT Telkom Indonesia, Abdul Hamid Arrozi, mengatakan bahwa pihak PLN akan menyalurkan listrik ke 21 STO Telkom dengan layanan premium yang dipasok dari sejumlah sumber sehingga keandalannya lebih terjamin.
"Telkom sudah lama menginginkan adanya peningkatan terutama layanan kepada pelanggan. Salah satu upaya meningkatkan pelayanan itu dengan cara meminimalkan gangguan yang bisa kita harapkan bisa didukung dan terdukung dengan adanya premium silver ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/10).
Baca juga:Sukses di Asian Games 2018, PLN Kembali Jamin Listrik Tanpa Kedip saat Pembukaan PON XX Papua
Layanan ini dilengkapi dengan Automatic Change Over (ACO) yang dapat memindahkan listrik secara otomatis ke pasokan cadangan apabila ada gangguan pada pasokan utama. Pelanggan Premium PLN juga bisa berkomunikasi langsung dengan Account Executive PLN untuk berkonsultasi terkait kelistrikan.
Saat ini, PLN memiliki 4 jenis tingkatan layanan listrik Premium, yaitu Bronze, Silver, Gold, dan Platinum. Masing-masing kategori layanan Premium tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda terutama terkait dengan sumber listrik cadangannya.
Kerja sama PLN dan Telkom tersebut tertuang dalam perjanjian jual beli listrik layanan premium untuk 21 STO yang tersebar di DKI Jakarta dan delapan provinsi lainnya yaitu Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Senior Manager Asset Management PT Telkom Indonesia, Abdul Hamid Arrozi, mengatakan bahwa pihak PLN akan menyalurkan listrik ke 21 STO Telkom dengan layanan premium yang dipasok dari sejumlah sumber sehingga keandalannya lebih terjamin.
"Telkom sudah lama menginginkan adanya peningkatan terutama layanan kepada pelanggan. Salah satu upaya meningkatkan pelayanan itu dengan cara meminimalkan gangguan yang bisa kita harapkan bisa didukung dan terdukung dengan adanya premium silver ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/10).
Baca juga:Sukses di Asian Games 2018, PLN Kembali Jamin Listrik Tanpa Kedip saat Pembukaan PON XX Papua
Layanan ini dilengkapi dengan Automatic Change Over (ACO) yang dapat memindahkan listrik secara otomatis ke pasokan cadangan apabila ada gangguan pada pasokan utama. Pelanggan Premium PLN juga bisa berkomunikasi langsung dengan Account Executive PLN untuk berkonsultasi terkait kelistrikan.
Saat ini, PLN memiliki 4 jenis tingkatan layanan listrik Premium, yaitu Bronze, Silver, Gold, dan Platinum. Masing-masing kategori layanan Premium tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda terutama terkait dengan sumber listrik cadangannya.