Iga Swiatek Juarai Wimbledon Dengan Mudah Setelah Lawannya, Anisimova Bermain Sangat Buruk
Sururi al faruq
Ahad, 13 Juli 2025 - 00:00 WIB
Iga Swiatek Juarai Wimbledon Dengan Mudah Setelah Lawannya, Anisimova Bermain Sangat Buruk
LANGIT7.ID-London; Petenis peringkat 6 dunia asal Polandia, Iga Swiatek sukses mewujudkan mimpinya untuk menambah koleksi grand slamnya dari wimbledon. Ini setelah Swiatek dengan mudah melibas petenis Amerika, Amanda Anisimova yang bermain sangat buruk dengan skor telak 6-0, 6-0.
Duel di final yang ditunggu tunggu akan menyuguhkan pertarungan menarik, ternyata menjadi final yang sangat membosankan dan bisa disebut final grand slam terburuk. Padahal, Anisimova saat bertarung di semifinal berebut tiket final melawan petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka asal Latvia, mampu bermain sangat atraktif dan garang. Terbukti Sabalenka yang dikenal pemain fighter dengan pukulan spin, forehand, backhand dan service yang full power, bisa dilumpuhkan oleh Anisimova. Tapi sayang, kali ini dia tampil anti klimak dan sangat mengecewakan penonton yang super antusias.
Bagi Swiatek, dengan kemenangan ini memperkuat posisinya dalam sejarah tenis dengan total enam gelar Grand Slam dibandingkan rival rivalnya di level WTA. Swiatek juga berhak membawa hadiah uang 60 miliar.
Penampilan dominan bintang Polandia itu di Centre Court menunjukkan peningkatan kemampuannya di lapangan rumput. Ia mengimbangi pukulan backhand kuat Anisimova dengan presisi yang tak terbendung. Di usia baru 24 tahun, Swiatek mencatatkan serangkaian pencapaian bersejarah setelah kemenangan terbarunya ini.
Pencapaian Bersejarah
Kemenangan Swiatek di Wimbledon menandai beberapa tonggak sejarah:
- Menjadi pemain Polandia pertama yang menjuarai Wimbledon di Era Terbuka.
Duel di final yang ditunggu tunggu akan menyuguhkan pertarungan menarik, ternyata menjadi final yang sangat membosankan dan bisa disebut final grand slam terburuk. Padahal, Anisimova saat bertarung di semifinal berebut tiket final melawan petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka asal Latvia, mampu bermain sangat atraktif dan garang. Terbukti Sabalenka yang dikenal pemain fighter dengan pukulan spin, forehand, backhand dan service yang full power, bisa dilumpuhkan oleh Anisimova. Tapi sayang, kali ini dia tampil anti klimak dan sangat mengecewakan penonton yang super antusias.
Bagi Swiatek, dengan kemenangan ini memperkuat posisinya dalam sejarah tenis dengan total enam gelar Grand Slam dibandingkan rival rivalnya di level WTA. Swiatek juga berhak membawa hadiah uang 60 miliar.
Penampilan dominan bintang Polandia itu di Centre Court menunjukkan peningkatan kemampuannya di lapangan rumput. Ia mengimbangi pukulan backhand kuat Anisimova dengan presisi yang tak terbendung. Di usia baru 24 tahun, Swiatek mencatatkan serangkaian pencapaian bersejarah setelah kemenangan terbarunya ini.
Pencapaian Bersejarah
Kemenangan Swiatek di Wimbledon menandai beberapa tonggak sejarah:
- Menjadi pemain Polandia pertama yang menjuarai Wimbledon di Era Terbuka.