LANGIT7.ID-London; Petenis peringkat 6 dunia asal Polandia, Iga Swiatek sukses mewujudkan mimpinya untuk menambah koleksi grand slamnya dari wimbledon. Ini setelah Swiatek dengan mudah melibas petenis Amerika, Amanda Anisimova yang bermain sangat buruk dengan skor telak 6-0, 6-0.
Duel di final yang ditunggu tunggu akan menyuguhkan pertarungan menarik, ternyata menjadi final yang sangat membosankan dan bisa disebut final grand slam terburuk. Padahal, Anisimova saat bertarung di semifinal berebut tiket final melawan petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka asal Latvia, mampu bermain sangat atraktif dan garang. Terbukti Sabalenka yang dikenal pemain fighter dengan pukulan spin, forehand, backhand dan service yang full power, bisa dilumpuhkan oleh Anisimova. Tapi sayang, kali ini dia tampil anti klimak dan sangat mengecewakan penonton yang super antusias.
Bagi Swiatek, dengan kemenangan ini memperkuat posisinya dalam sejarah tenis dengan total enam gelar Grand Slam dibandingkan rival rivalnya di level WTA. Swiatek juga berhak membawa hadiah uang 60 miliar.
Penampilan dominan bintang Polandia itu di Centre Court menunjukkan peningkatan kemampuannya di lapangan rumput. Ia mengimbangi pukulan backhand kuat Anisimova dengan presisi yang tak terbendung. Di usia baru 24 tahun, Swiatek mencatatkan serangkaian pencapaian bersejarah setelah kemenangan terbarunya ini.
Pencapaian BersejarahKemenangan Swiatek di Wimbledon menandai beberapa tonggak sejarah:
- Menjadi pemain Polandia pertama yang menjuarai Wimbledon di Era Terbuka.
- Sebagai unggulan ke-8, ia menyamai Ashleigh Barty (Roland Garros 2019) dan Petra Kvitova (Wimbledon 2011) sebagai wanita ketiga yang meraih gelar Grand Slam dari posisi unggulan tersebut.
- Menyamai Margaret Court dan Monica Seles sebagai pemain ketiga di Era Terbuka yang memenangkan keenam final Grand Slam pertamanya.
- Menjadi juara Wimbledon perdana kedelapan dalam delapan edisi terakhir.
- Di usia 24, ia menjadi wanita termuda sejak Serena Williams (2002) yang menjuarai Grand Slam di ketiga jenis lapangan (tanah liat, rumput, keras).
- Mencapai 100 kemenangan Grand Slam dalam 120 laga (100-20), rekor tercepat sejak Serena Williams pada 2004 (116 laga).
Jalur Kemenangan Swiatek di Wimbledon 2025- Final: Kalahkan Amanda Anisimova 6-0, 6-0
- Semifinal: Kalahkan Belinda Bencic 6-2, 6-0
- Perempat Final: Kalahkan Liudmila Samsonova 6-2, 7-5
- 16 Besar: Kalahkan Clara Tauson 6-4, 6-1
- 32 Besar: Kalahkan Danielle Collins 6-2, 6-3
- 64 Besar: Kalahkan Caty McNally 5-7, 6-2, 6-1
- 128 Besar: Kalahkan Polina Kudermetova 7-5, 6-1
Prestasi Terbaik Swiatek di Grand Slam- Australia Terbuka: Semifinal (2022, 2025)
- Prancis Terbuka: Juara (2020, 2022, 2023, 2024)
- Wimbledon: Juara (2025)
- AS Terbuka: Juara (2022)
Dengan gelar Wimbledon pertamanya, Swiatek semakin memperkuat dominasinya sebagai salah satu petenis terbaik generasi ini.(*/saf/livemint)
(lam)