home global news

Menbud Fadli Zon Beri Penghargaan 10 Juara Kaligrafi Internasional, Dorong Seni Islam di Indonesia

Senin, 21 Juli 2025 - 18:01 WIB
Menbud Fadli Zon Beri Penghargaan 10 Juara Kaligrafi Internasional, Dorong Seni Islam di Indonesia
LANGIT7.ID–Jakarta;Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon memberikan penghargaan untuk 10 pemenang dari Indonesia dalam Kompetisi Kaligrafi Internasional ke-13 yang diselenggarakan oleh Istanbul Research Center for Islamic Culture and Arts (IRCICA). Penghargaan tersebut diberikan langsung bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Yahya Cholil Staquf dan Direktur Jenderal IRCIA, Prof. Dr. Mahmut Erol Kilic di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Menbud Fadli menyampaikan apresiasi kepada 10 pemenang yang telah mengharumkan nama Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Menurut Fadli, kompetisi kaligrafi yang diadakan IRCICA merupakan salah satu kompetisi penting untuk memajukan kesenian Islam di tanah air.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi IRCICA atas penyelenggaraan Kompetisi Kaligrafi Internasional ke-13. Pada tahun ini, Indonesia mendapatkan 10 pemenang. Selamat kepada para siswa, mahasiswa, santri yang menjadi juara dalam kompetisi ini,” ujar Fadli dalam keterangannya, Senin (21/7/2025).

Menbud Fadli menyatakan dukungan penuh dalam pengembangan kesenian Islam dengan melibatkan aktif santri Indonesia. Guna mengembangkan kesenian Islam, Kementerian Kebudayaan tengah menggagas Festival Film Santri, sebuah platform yang dapat menumbuhkan minat terhadap film serta melahirkan kreativitas dari pondok pesantren di Indonesia.

“Karena film adalah salah satu platform yang penting, karena di situ ada seni acting, tari, musik, teater, sastra, bahkan hingga kuliner dan fashion. Karena menurut saya, pemajuan kebudayaan bukan hanya dibangun dari satu dua pihak, tapi semua pihak, termasuk pesantren,” imbuh Fadli.

Pada tahun ini, Kompetisi Kaligrafi Internasional IRCICA ke-13 dibagi menjadi sembilan kategori, yakni Jaly Thuluth, Thuluth, Naskh, Muhaqqaq, Jaly Taliq, Ta’liq, Jaly Diwani, Diwani dan Kufi. Kompetisi ini dimeriahkan oleh 640 karya kaligrafi yang telah didaftarkan 511 partisipan dari 38 negara. Pengumuman pemenang dilakukan secara langsung di markas besar IRCICA, Istanbul, Turki pada tanggal 27 Mei 2025 lalu.

Adapun 10 peserta dari Indonesia berhasil meraih penghargaan dalam sejumlah kategori. Untuk kategori Jaly Diwani, juara pertama dimenangkan oleh Nafang Utama, juara ketiga oleh Mufid Fauzan, dan juara harapan berhasil diraih oleh Achmad Jalaludin dan Muhammad Hilal. Penghargaan untuk kategori Diwani dimenangkan oleh Bukhori Ibnu Athoillah juara ketiga, dan juara harapan yang dimenangkan oleh Rahadhyan Wisena Yusuf dan Yusuf Elang Samudera. Sementara untuk kategori Jaly Thuluth diberikan kepada Huda Purnawadi dan Fadil Pujiarsa sebagai juara harapan, serta kategori Kufi oleh Mumsika yang meraih juara harapan. Sebagai bentuk apresiasi, karya pemenang ditampilkan pada pameran Perpustakaan IRCICA dari 27 Mei hingga 4 Juni 2025 lalu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya