home masjid

Proyek Raksasa Abu Nawas: Mengangkat Istana ke Gunung Memakai Humor

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:30 WIB
Abu Nawas tidak hanya menggugurkan kewajiban, tapi ia juga menyelipkan amal: sepuluh sapi untuk para fakir. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID- Abu Ali Al-Hasan bin Hani Al-Hakami, atau lebih dikenal sebagai Abu Nawas, adalah sosok pujangga besar dari dunia Arab klasik. Lahir di Ahvaz, Persia, darah Arab dan Persia mengalir dalam tubuhnya.

Selain dikenal sebagai penyair jenaka, ia juga kerap digambarkan sebagai seorang sufi yang bijaksana, mengajarkan hikmah lewat kelakar, mengajarkan makna lewat tipu muslihat yang penuh makruf.

Berikut ini salah satu kisah hikmah tentangnya tertulis dalam himpunan Seribu Satu Malam.

Suatu hari, Baginda Harun Al-Rasyid sedang membaca kisah-kisah para nabi. Ia terpukau oleh cerita tentang Nabi Sulaiman yang, dengan izin Allah, mampu memindahkan singgasana Ratu Bilqis dalam sekejap mata. Hatinya tergelitik. Mungkinkah ia juga bisa seperti itu? Tidak memindahkan singgasana, tapi... istananya.

"Alangkah indahnya jika istanaku berada di atas gunung," pikir sang raja. "Dari sana aku bisa memandang luas negeri ini."

Dan siapa lagi yang bisa dimintai tolong kalau bukan Abu Nawas?

Abu Nawas pun dipanggil ke istana.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya