home masjid

Masjid Bisa Mandiri Lewat Manajemen Profesional dan Peran Sentral Imam

Selasa, 05 Agustus 2025 - 14:19 WIB
Prof. Dr. Mohammed Ali Belaoo. Dok: istimewa
LANGIT7.ID-Bandung;Masjid Salman ITB menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seminar Internasional Improving the Quality of Masjid Management: Best Practices and Lesson Learned from Indonesia and United Kingdom pada Selasa, 5 Agustus 2025. Acara ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola masjid secara modern dan mandiri.

Salah satu pembicara utama, Chairman of Imam Foundation for Training and Development, UK Prof. Dr. Mohammed Ali Belaoo, menyampaikan paparan bertajuk Methodology of Masjids Management yang menyoroti pentingnya peran imam dan strategi pengelolaan masjid yang berorientasi pada profesionalisme serta kemandirian.

Prof. Mohammed menekankan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat aktivitas sosial dan pendidikan yang harus dikelola dengan pendekatan manajerial yang baik. Ia juga menyampaikan perlunya pelatihan bagi imam dan manajer masjid agar mampu menjawab tantangan zaman.

Baca juga: Masjid di Indonesia Bukan Sekadar Tempat Ibadah, tapi Pusat Peradaban Dunia Islam

Menurutnya, kemandirian masjid dapat dicapai melalui peningkatan kesadaran publik, pengelolaan wakaf, serta sistem manajemen yang melibatkan unsur imam, dewan masjid, dan relawan lokal secara sinergis.

“Gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan,” tegas Prof. Mohammed, seraya menekankan pentingnya perencanaan dalam setiap aspek dakwah dan pengelolaan masjid, Selasa (5/8/2025).

Ia juga menyampaikan kritik terhadap institusi pendidikan Islam yang belum secara optimal membekali para calon imam dengan ilmu manajemen dan perencanaan. Padahal, kata dia, kompetensi ini penting agar imam tak hanya berfungsi sebagai pemuka agama, tetapi juga pemimpin yang mampu menggerakkan umat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya