home masjid

Kisah Humor Abu Nawas: Ayam Jantan di Kolam Raja

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 04:15 WIB
Abu Nawas mengajarkan: menjadi cerdas itu penting, tapi menjadi cerdas dan rendah hati, itulah seni tertinggi dalam hidup. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Sudah bertahun-tahun Raja Harun Al Rasyid memendam satu ambisi: menjebak Abu Nawas, si cerdik dari Baghdad yang tak pernah kehabisan akal. Namun seperti air di daun talas, setiap jebakan yang disusun teliti justru berbalik mempermalukan sang raja sendiri. Para menteri pun mulai jenuh melihat rajanya selalu pulang dengan wajah merah setelah "adu otak" melawan rakyat jelata.

Namun hari itu berbeda. Di kolam pemandian air hangat istana, sang raja tiba-tiba berkata, “Aku punya akal untuk menjebak Abu Nawas!”

Para menteri, yang tengah berendam, sontak duduk lebih tegak. Ini terdengar seperti pengumuman kemenangan sebelum pertempuran dimulai.

“Apa tipu muslihatnya, Paduka?” tanya seorang menteri penuh antusias.

“Biar menjadi kejutan besok. Yang penting, kalian semua datang lebih awal. Aku akan undang Abu Nawas. Kali ini dia tak akan sempat berpikir,” jawab raja, tersenyum licik.

Baca juga: Kisah Baginda Meminta Abu Nawas ke Surga Mengambil Secawan Minuman dari Sungai al-Kautsar

Keesokan harinya, sebelum matahari condong ke barat, sang raja dan para menterinya telah berkumpul di kolam. Tak hanya tubuh mereka yang siap berendam, masing-masing membawa satu butir telur ayam. Strategi sudah dirancang: Abu Nawas akan diperintahkan melakukan sesuatu yang mustahil—bertelur!
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya