home wirausaha syariah

Kolom Ekonomi Syariah: Pasang Surut Bank Bank Menengah

Senin, 11 Agustus 2025 - 04:30 WIB
Kolom Ekonomi Syariah: Pasang Surut Bank Bank Menengah
LANGIT7.ID-Pendirian banyak bank terjadi sejak awal Orde Baru saat terjadi keterbukaan ekonomi dan liberalisasi. UU Perbankan 1967 memungkinkan berdirinya banyak bank atau perubahan dari bank kecil dan koperasi menjadi bank komersial. Tahun 1970an terjadi lonjakan pendapatan minyak bumi, pemerintah memberi ijin banyak bank bank daerah, dan juga bank swasta.

Dilanjut paket deregulasi bulan oktober 19800 Pakto 88 mempemudah pendirian perbankan dan pembukaan kantor cabang, dengan modal minimal hanya 10 milyar. Akhir periode 1990 terjadi krisis ekonomi, banyak bank mengalami kesulitan karena custemer juga mengalami kesulitan. Pada gelombang satu, pemerintah mencabut ijin 16 bank swasta nasional karena tidak sehat dan kesulitan permodalan.

Tahap berikutnya 7 bank diambil alih oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang merupakan bank bank papan atas.

Baca juga: Kolom Ekonomi Syariah: Pertumbuhan Ekonomi dan Distribusi

BPPN melakukan merger berbagai bank, yaitu Bank Danamon Baru merupakan hasil merger 9 bank, Bank Permata hasil mereger 5 Bank, dan BCA dikembalikan ke swasta setelah direstrukturisasi.

Memasuki tahun 2000an pemerintah memerger bank bank milik negara menjadi bank Mandiri bertujuan mengkonsolidasi permodalan dan mengatasi berbagai kesulitan pada saat itu. Beberapa Bank Swasta menengah juga dimerger menjadi bank Permata. Masih pada awal tahun 2000an BCA dijual kepada anak usaha Djarum.

Tahun 2008 terjadi merger bank besar lainnya, yaitu Bank Lippo dan Bank Niaga menjadi Bank CIMB Niaga. Pada tahun ini juga terjadi penyelamatan bank Century oleh LPS, menjadi bank Mutiara dan Menjadi J Trust. Bank swasta nasional lainnya, terus beralih kepemilikan tahun 2014, tahun 2019, Bank Woori, Tahun 2020 Bank Bukopin, dan 2021 penggabungan bank bank syariah milik pemerintah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya