home masjid

Kisah Hikmah Abu Nawas: Tabib Tanpa Obat

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:15 WIB
Jangan remehkan tabib yang datang tanpa tas. Bisa jadi, dia membawa akal yang lebih tajam dari jarum suntik. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Hari itu istana Baghdad gempar. Pangeran, satu-satunya putra Baginda Harun Al Rasyid, tiba-tiba jatuh sakit. Badannya lemas, matanya redup, nafsu makan hilang, dan kalau ditanya apa sakitnya, jawabannya cuma satu:

“Aku tidak tahu... tapi rasanya seperti… hidup tanpa harapan.”

Para tabib istana yang berpengalaman pun didatangkan. Ada yang membawa ramuan dari pegunungan Himalaya, ada yang membawa lintah pengisap racun, bahkan ada yang membisikkan mantra di telinga pangeran sambil berdiri dengan satu kaki. Namun hasilnya tetap nihil. Pangeran tetap tergeletak lesu, lebih mirip daun ketela di musim kemarau.

Akhirnya, Baginda membuat sayembara: Siapa pun yang bisa menyembuhkan sang pangeran akan mendapat hadiah besar dan kehormatan tinggi. Rakyat dari segala penjuru ikut. Dari tukang jamu sampai biksu dari negeri jauh, semua mencoba. Tapi tak satu pun berhasil.

Baca juga: Kisah Hikmah Abu Nawas: Peringatan Aneh si Raja Yahudi

Melihat Baginda makin panik, seorang menteri tiba-tiba mengusulkan sesuatu yang terdengar... nekat.

"Baginda, bagaimana kalau kita panggil... Abu Nawas?"
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya