Kisah Abu Nawas dan Keledai yang Menjadi Kambing
Miftah yusufpati
Selasa, 12 Agustus 2025 - 15:34 WIB
Fakta bahwa hewan itu adalah keledai tidak berubah, walau disebut kambing berkali-kali Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID- Tanpa pikir panjang—dan tanpa pertimbangan panjang-lebar seperti biasanya—Abu Nawas memutuskan untuk menjual keledai kesayangannya. Bukan karena bosan, apalagi karena keledainya tak patuh, tapi semata karena isi dapur sudah mulai berbunyi keroncongan. Bahkan suara perut anaknya lebih ramai dari pasar malam. Istrinya pun, setelah sempat menatap nanar ke arah keledai, akhirnya mengangguk juga.
"Jual saja. Yang penting besok bisa makan."
Keesokan paginya, Abu Nawas berangkat ke pasar dengan langkah berat dan kepala tegak. Ia tidak tahu bahwa empat pencuri sedang mengincarnya, bukan untuk mencuri keledainya, tapi akal sehatnya.
Di bawah pohon rindang, saat Abu Nawas tengah beristirahat sambil mengelus keledai yang setia, muncullah pencuri pertama.
"Maaf, Tuan. Apakah Anda menjual kambing ini?"
Abu Nawas terkejut. “Kambing? Ini keledai, Bung!”
“Kalau yakin itu keledai, coba tanya orang pasar. Jangan-jangan matamu kelilipan rumput.”
"Jual saja. Yang penting besok bisa makan."
Keesokan paginya, Abu Nawas berangkat ke pasar dengan langkah berat dan kepala tegak. Ia tidak tahu bahwa empat pencuri sedang mengincarnya, bukan untuk mencuri keledainya, tapi akal sehatnya.
Di bawah pohon rindang, saat Abu Nawas tengah beristirahat sambil mengelus keledai yang setia, muncullah pencuri pertama.
"Maaf, Tuan. Apakah Anda menjual kambing ini?"
Abu Nawas terkejut. “Kambing? Ini keledai, Bung!”
“Kalau yakin itu keledai, coba tanya orang pasar. Jangan-jangan matamu kelilipan rumput.”