Viral Masjid di Sleman Memakmurkan Petani, Borong 15 Ton Singkong dengan Harga Layak
Esti setiyowati
Ahad, 17 Agustus 2025 - 22:07 WIB
Masjid Nurul Ashri di Sleman memakmurkan petani dengan cara memborong hasil panennya dengam harga layak. Foto: Instagram/masjidnurulashri.
Masjid identik sebagai bangunan yang fungsi utamanya sebagai tempat ibadah. Padahal selain itu, masjid juga memiliki fungsi sebagai sarana untuk memakmurkan umat.
Fungsi inilah yang dijalani oleh Masjid Nurul Ashri di Sleman, Yogyakarta. Salah satu cara memakmurkan umat yang dijalankan Masjid Nurul Ashri adalah lewat program titip beli singkong.
Program ini sendiri bertujuan untuk membantu petani Desa Petir, Gunungkidul yang terdampak anjloknya harga. Dalam beberapa hari, lebih dari 10 ton singkong berhasil tersalurkan.
Baca juga: Jadikan Masjid sebagai Tempat Ibadah Ramah Anak, Ini Teladan Rasulullah Memperlakukan Jamaah Anak-anak
Bila sebelumnya para petani singkong mendapat Rp500 per kilogram dengan inisiasi titip beli mereka menerima Rp2.000.
Sementara jamaah yang membeli lewat skema jastip seharga Rp3.000 per kilogram.
Dalam keterangan Masjid Nurul Ashri di media sosial resmi,selisih harga digunakan untuk operasional, dan sebagian besar jamaah memilih menyedekahkan hasil belinya kepada warga yang membutuhkan.
Fungsi inilah yang dijalani oleh Masjid Nurul Ashri di Sleman, Yogyakarta. Salah satu cara memakmurkan umat yang dijalankan Masjid Nurul Ashri adalah lewat program titip beli singkong.
Program ini sendiri bertujuan untuk membantu petani Desa Petir, Gunungkidul yang terdampak anjloknya harga. Dalam beberapa hari, lebih dari 10 ton singkong berhasil tersalurkan.
Baca juga: Jadikan Masjid sebagai Tempat Ibadah Ramah Anak, Ini Teladan Rasulullah Memperlakukan Jamaah Anak-anak
Bila sebelumnya para petani singkong mendapat Rp500 per kilogram dengan inisiasi titip beli mereka menerima Rp2.000.
Sementara jamaah yang membeli lewat skema jastip seharga Rp3.000 per kilogram.
Dalam keterangan Masjid Nurul Ashri di media sosial resmi,selisih harga digunakan untuk operasional, dan sebagian besar jamaah memilih menyedekahkan hasil belinya kepada warga yang membutuhkan.