LANGIT7.ID-Masjid adalah tempat ibadah bagi umat Muslim. Keberadaannya menjadi syiar dan penguat keimanan.
Karena sebagai tempat ibadah, orangtua pun kerap mengajak anaknya ke masjid untuk mengenalkan agama sejak dini.
Tapi dalam perkembangan, ada di mana pengurus masjid merasa terganggu dengan keberadaan anak-anak di masjid.
Keberadaan anak dinilai malah membuat gaduh, menganggu kekhusyukan dalam beribadah, karena aktif dan suka bermain.
Lalu bagaimana sikap kita seharusnya kepada anak yang gemar di masjid?Setidaknya ada sejumlah cara dari rasulullah saw yang bisa dijadikan pedoman dalam memperlakukan anak di masjid.
Apa saja?
1.Nabi mempersingkat salat saat mendengar tangis anak (HR.Ahmad)
2.Nabi menggendong Hasan dan Husain saat khutbah, tidak membentak mereka (HR.Khamsah)
3.Nabi memperlama sujud karena cucunya bermain di punggungnya, lalu membiarkan cucunya merasa puas (HR.Ahmad)
Kenapa anak harus didekatkan ke masjid?Dikutip dari penjelasan Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, anak harus didekatkan ke masjid karena:
1.Mereka calon pemimpin dan pewaris ajaran Islam
2.Masjid bukan hanya tempat sujud, tapi tempat mereka belajar
3.Membiasakan anak ke masjid membentuk karakter islami
Oleh karena itu pengurus masjid atau orangtua selayaknya memberikan ruang terbaik buat anak di masjid.
Jangan marahi atau membentak anak yang aktif. Pahami bahwa mendidik anak di masjid lebih baik daripada membiarkan mereka ke jalanan.
(hbd)