Tampil Kurang Bagus Lawan Petenis Kualifikasi, Djokovic Masih Lolos ke Babak Ketiga US Open
Sururi al faruq
Kamis, 28 Agustus 2025 - 08:55 WIB
Tampil Kurang Bagus Lawan Petenis Kualifikasi, Djokovic Masih Lolos ke Babak Ketiga US Open
LANGIT7.ID-New York; Sekali lagi, Novak Djokovic tampil jauh dari performa terbaiknya pada Rabu (28/8) di US Open. Namun, ia berhasil mempertahankan rekor sempurna di babak kedua di New York dan melaju ke babak ketiga untuk ke-19 kalinya.
Djokovic menaklukkan Learner Tien pada Minggu (25/8) di laga pertamanya sejak tersingkir di semifinal Wimbledon, namun sempat kesulitan dengan kerja kaki dan keseimbangannya sepanjang laga pembuka di Flushing Meadows itu. Tiga hari berselang, petenis berusia 38 tahun itu kembali tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya untuk sebagian besar laga melawan petenis kualifikasi Amerika Serikat, Zachary Svajda. Meski demikian, ia cukup solid untuk meraih kemenangan 6-7(5), 6-3, 6-3, 6-1.
Djokovic membuat 14 unforced error di set pertama yang kualitasnya buruk, lalu tertinggal 1-3 di set ketiga. Akan tetapi, petenis berusia 38 tahun itu berhasil meningkatkan intensitasnya dan diuntungkan oleh penurunan kondisi fisik Svajda, yang servis pertamanya di bawah 90 mph sepanjang set ketiga dan keempat karena cedera kaki.
"Jujur saja, tidak bagus," kata Djokovic ketika ditanya tentang permainannya. "Saya tidak terlalu puas dengan permainan saya di bagian awal pertandingan, tetapi salut juga untuk Zach yang bermain dengan kualitas sangat tinggi. Sayang sekali dia mengalami cedera di penghujung set kedua, tapi salut baginya karena bertahan di lapangan. Jelas dia tidak bisa servis sebaik yang dilakukannya di satu set pertama, tapi saya berharap yang terbaik untuknya."
Dengan kemenangan ini, Djokovic melaju ke babak ketiga turnamen major untuk ke-75 kalinya, melampaui catatan Roger Federer yang sebanyak 74 kali. Mantan pemain peringkat satu PIF ATP Rankings ini mengejar gelar major ke-25 (perpanjangan rekor) dan yang pertama sejak menjuarai US Open 2023. Selanjutnya, ia akan berjumpa Cameron Norrie atau Francisco Comesana.
"Agak sedikit berbeda dalam beberapa tahun terakhir bagi saya," ujar Djokovic tentang hasil major-besarannya belakangan ini. "Keausan dan kelelahan datang lebih cepat dari biasanya. Saya harus menghadapi itu, banyak hal pemulihan di luar lapangan untuk berusaha membuat diri saya mampu tampil di level tertinggi selama mungkin di lapangan."
Djokovic mengaku terkejut dengan betapa buruhnya kondisi yang dirasakannya selama kemenangan babak pertama atas Tien, dan ada banyak momen goyah selama laga selama 2 jam 35 menit melawan Svajda.
Djokovic menaklukkan Learner Tien pada Minggu (25/8) di laga pertamanya sejak tersingkir di semifinal Wimbledon, namun sempat kesulitan dengan kerja kaki dan keseimbangannya sepanjang laga pembuka di Flushing Meadows itu. Tiga hari berselang, petenis berusia 38 tahun itu kembali tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya untuk sebagian besar laga melawan petenis kualifikasi Amerika Serikat, Zachary Svajda. Meski demikian, ia cukup solid untuk meraih kemenangan 6-7(5), 6-3, 6-3, 6-1.
Djokovic membuat 14 unforced error di set pertama yang kualitasnya buruk, lalu tertinggal 1-3 di set ketiga. Akan tetapi, petenis berusia 38 tahun itu berhasil meningkatkan intensitasnya dan diuntungkan oleh penurunan kondisi fisik Svajda, yang servis pertamanya di bawah 90 mph sepanjang set ketiga dan keempat karena cedera kaki.
"Jujur saja, tidak bagus," kata Djokovic ketika ditanya tentang permainannya. "Saya tidak terlalu puas dengan permainan saya di bagian awal pertandingan, tetapi salut juga untuk Zach yang bermain dengan kualitas sangat tinggi. Sayang sekali dia mengalami cedera di penghujung set kedua, tapi salut baginya karena bertahan di lapangan. Jelas dia tidak bisa servis sebaik yang dilakukannya di satu set pertama, tapi saya berharap yang terbaik untuknya."
Dengan kemenangan ini, Djokovic melaju ke babak ketiga turnamen major untuk ke-75 kalinya, melampaui catatan Roger Federer yang sebanyak 74 kali. Mantan pemain peringkat satu PIF ATP Rankings ini mengejar gelar major ke-25 (perpanjangan rekor) dan yang pertama sejak menjuarai US Open 2023. Selanjutnya, ia akan berjumpa Cameron Norrie atau Francisco Comesana.
"Agak sedikit berbeda dalam beberapa tahun terakhir bagi saya," ujar Djokovic tentang hasil major-besarannya belakangan ini. "Keausan dan kelelahan datang lebih cepat dari biasanya. Saya harus menghadapi itu, banyak hal pemulihan di luar lapangan untuk berusaha membuat diri saya mampu tampil di level tertinggi selama mungkin di lapangan."
Djokovic mengaku terkejut dengan betapa buruhnya kondisi yang dirasakannya selama kemenangan babak pertama atas Tien, dan ada banyak momen goyah selama laga selama 2 jam 35 menit melawan Svajda.