Bank BSI Sebut Generasi Muda Jadi Penentu Sukses ESG di Perbankan Syariah
Tim langit 7
Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:41 WIB
Bank BSI Sebut Generasi Muda Jadi Penentu Sukses ESG di Perbankan Syariah
LANGIT7.ID-Jakarta;Isu keberlanjutan kini menjadi tolok ukur penting dalam menilai daya saing lembaga keuangan global, termasuk perbankan syariah. Environmental, Social and Governance (ESG) bukan lagi konsep teoritis, melainkan strategi yang menentukan arah bisnis ke depan. Di Indonesia, penerapan ESG bahkan semakin relevan karena sejalan dengan prinsip syariah yang menekankan keberkahan, kepedulian sosial, serta tata kelola yang transparan.
Dilansir dari situs Bank Syariah Indonesia (BSI), Kamis (28/8/2025), Bank BSI menempati posisi penting dalam mendorong praktik ESG di tanah air. Lembaga ini menunjukkan bahwa penerapan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan dengan prinsip syariah. Praktik serupa juga dapat dilihat pada Al Rajhi Bank di Arab Saudi yang menjadikan ESG sebagai fondasi dalam strategi bisnisnya. Menariknya, peran generasi muda di BSI terbukti signifikan dalam memperkuat agenda ESG, menjadikan mereka agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi keberlanjutan sektor keuangan syariah nasional.
ESG Sebagai Kebutuhan Bisnis dan Tuntutan Regulasi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meletakkan kerangka hukum untuk mendorong transformasi keberlanjutan melalui Taksonomi Hijau Indonesia dan roadmap keuangan berkelanjutan. Kebijakan ini mengharuskan lembaga keuangan mengadopsi prinsip ESG dalam setiap aktivitas bisnisnya. Selain itu, tren investasi global juga menunjukkan preferensi tinggi terhadap institusi dengan rekam jejak ESG yang baik, sehingga bank syariah dapat memperluas peluang mendapatkan akses pendanaan internasional.
Pergeseran Preferensi Nasabah
Dilansir dari situs Bank Syariah Indonesia (BSI), Kamis (28/8/2025), Bank BSI menempati posisi penting dalam mendorong praktik ESG di tanah air. Lembaga ini menunjukkan bahwa penerapan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan dengan prinsip syariah. Praktik serupa juga dapat dilihat pada Al Rajhi Bank di Arab Saudi yang menjadikan ESG sebagai fondasi dalam strategi bisnisnya. Menariknya, peran generasi muda di BSI terbukti signifikan dalam memperkuat agenda ESG, menjadikan mereka agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi keberlanjutan sektor keuangan syariah nasional.
ESG Sebagai Kebutuhan Bisnis dan Tuntutan Regulasi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meletakkan kerangka hukum untuk mendorong transformasi keberlanjutan melalui Taksonomi Hijau Indonesia dan roadmap keuangan berkelanjutan. Kebijakan ini mengharuskan lembaga keuangan mengadopsi prinsip ESG dalam setiap aktivitas bisnisnya. Selain itu, tren investasi global juga menunjukkan preferensi tinggi terhadap institusi dengan rekam jejak ESG yang baik, sehingga bank syariah dapat memperluas peluang mendapatkan akses pendanaan internasional.
Pergeseran Preferensi Nasabah