home global news

PBNU: Jaga Kondusivitas dan Loyalitas Terhadap Kepemimpinan Prabowo Subianto

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:25 WIB
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi secara resmi kepada seluruh jajaran NU di daerah, sebagai langkah menyikapi situasi saat ini.

Di tengah dinamika unjuk rasa yang terjadi sejak Senin 25 Agustus lalu, PBNU mengirim surat instruksi yang diteken pada 30 Agustus 2025 di Jakarta, ditujukan kepada seluruh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa NU berkomitmen menjaga kondusivitas dan stabilitas kehidupan berbangsa. NU, katanya, harus hadir sebagai peneduh, bukan pemicu kegaduhan.

Lebih lanjut melalui surat instruksi dengan nomor 4381/PB.01/A.II.08.47/99/08/2025 tersebut tertulis lima poin penting yang harus dilakukan seluruh jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama. Hal ini demi turut menjaga kondusivitas dan stabilitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Diantaranya, yaitu meneguhkan loyalitas kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan menghindarkan diri dari tindakan pengrusakan yang berpotensi mengganggu masyarakat.

Berikut lima poin penting yang menjadi instruksi:

1. Meneguhkan kepercayaan dan loyalitas kepada Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud komitmen kebangsaan Nahdlatul Ulama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya