Djokovic Lolos Ke Perempat Final US Open, Alcaraz Bersaing Ketat Dengan Jannik Sinner
Tim langit 7
Senin, 01 September 2025 - 14:46 WIB
Djokovic Lolos Ke Perempat Final US Open, Alcaraz Bersaing Ketat Dengan Jannik Sinner
LANGIT7.ID-New York; Setelah meraih kemenangan dalam empat set secara beruntun, Novak Djokovic kembali tampil dengan performa cepat dan bersih pada hari Minggu di US Open.
Usai melewati minggu pertama yang menantang dengan kekhawatiran fisik dan ujian ketat di lapangan, juara 24 gelam mayor ini dengan mudah mengalahkan petenis kualifikasi asal Jerman, Jan-Lennard Struff, dengan skor 6-3, 6-3, 6-2 hanya dalam satu jam 49 menit. Kemenangan ini membawanya lolos ke perempat final Flushing Meadows untuk ke-14 kalinya.
"Saya tidak tahu berapa banyak lagi kesempatan yang akan saya dapatkan, jadi jelas setiap momen sangat spesial dan saya ingin berterima kasih kepada kalian semua yang hadir di sini malam ini," kata Djokovic tentang kesempatannya bermain kembali di sesi malam di Arthur Ashe Stadium.
Meski demikian, tidak semuanya berjalan mulus bagi petenis berusia 38 tahun ini. Sekali lagi, Djokovic menerima beberapa kunjungan dari fisioterapis ATP, Clay Sniteman. Usai set pertama, Sniteman menangani area antara bahu kanan dan leher Djokovic. Setelah set kedua, ia memijat lengan bawah kanan juara empat kali US Open ini.
Namun, apa pun yang mengganggu pemain dengan 100 gelar tingkat tur ini tidak menghambat permainannya. Struff memasuki pertandingan dengan momentum tinggi setelah menang secara beruntun atas Holger Rune dan Frances Tiafoe, tetapi tidak mampu menampilkan permainan agresif dan dominan seperti yang dilakukannya terhadap lawan-lawannya tersebut.
Menurut Infosys ATP Win/Loss Index, Djokovic kini mengantongi 30 kemenangan tingkat tur musim ini. Ia memecah servis enam kali dan efisien di semua aspek permainannya, memberikan tekanan yang cukup pada Struff hingga memaksa petenis Jerman itu bermain berlebihan, sambil memanfaatkan servisnya untuk menghindari masalah di game servisnya sendiri.
"Sudah pasti membantu jika servis saya bagus. Saya pikir saya memiliki performa servis yang hebat di babak sebelumnya dan juga malam ini," ujar Djokovic. "Saya baru melihat statistik, saya mengungguli salah satu pemain dengan ace terbanyak selama turnamen tahun ini, jadi itu statistik yang bagus. Jelas itu membantu membuat hidup saya lebih mudah di lapangan. Mungkin saya tidak perlu bekerja keras atau berlebihan."
Usai melewati minggu pertama yang menantang dengan kekhawatiran fisik dan ujian ketat di lapangan, juara 24 gelam mayor ini dengan mudah mengalahkan petenis kualifikasi asal Jerman, Jan-Lennard Struff, dengan skor 6-3, 6-3, 6-2 hanya dalam satu jam 49 menit. Kemenangan ini membawanya lolos ke perempat final Flushing Meadows untuk ke-14 kalinya.
"Saya tidak tahu berapa banyak lagi kesempatan yang akan saya dapatkan, jadi jelas setiap momen sangat spesial dan saya ingin berterima kasih kepada kalian semua yang hadir di sini malam ini," kata Djokovic tentang kesempatannya bermain kembali di sesi malam di Arthur Ashe Stadium.
Meski demikian, tidak semuanya berjalan mulus bagi petenis berusia 38 tahun ini. Sekali lagi, Djokovic menerima beberapa kunjungan dari fisioterapis ATP, Clay Sniteman. Usai set pertama, Sniteman menangani area antara bahu kanan dan leher Djokovic. Setelah set kedua, ia memijat lengan bawah kanan juara empat kali US Open ini.
Namun, apa pun yang mengganggu pemain dengan 100 gelar tingkat tur ini tidak menghambat permainannya. Struff memasuki pertandingan dengan momentum tinggi setelah menang secara beruntun atas Holger Rune dan Frances Tiafoe, tetapi tidak mampu menampilkan permainan agresif dan dominan seperti yang dilakukannya terhadap lawan-lawannya tersebut.
Menurut Infosys ATP Win/Loss Index, Djokovic kini mengantongi 30 kemenangan tingkat tur musim ini. Ia memecah servis enam kali dan efisien di semua aspek permainannya, memberikan tekanan yang cukup pada Struff hingga memaksa petenis Jerman itu bermain berlebihan, sambil memanfaatkan servisnya untuk menghindari masalah di game servisnya sendiri.
"Sudah pasti membantu jika servis saya bagus. Saya pikir saya memiliki performa servis yang hebat di babak sebelumnya dan juga malam ini," ujar Djokovic. "Saya baru melihat statistik, saya mengungguli salah satu pemain dengan ace terbanyak selama turnamen tahun ini, jadi itu statistik yang bagus. Jelas itu membantu membuat hidup saya lebih mudah di lapangan. Mungkin saya tidak perlu bekerja keras atau berlebihan."