home global news

Ustaz Khalid Basalamah Beberkan Kronologi Jamaahnya Jadi Korban Travel Haji

Ahad, 14 September 2025 - 19:13 WIB
Ustaz Khalid Basalamah. Dok: YouTube Kasisolusi
LANGIT7.ID-Jakarta; Kasus dugaan penyelewengan kuota haji 2024 ikut menyeret nama Ustaz Khalid Basalamah. Ia dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi, lantaran jamaah yang berangkat bersamanya mengalami masalah serius terkait visa haji khusus.

Dalam sebuah video podcast di kanal YouTube Kasisolusi pada Sabtu (13/9), Ustaz Khalid memaparkan kronologi panjang bagaimana dirinya bersama ratusan jamaah bisa terjebak dalam kasus tersebut. Ia menegaskan sejak awal hanya berniat memfasilitasi jamaah dengan jalur resmi, tanpa mengetahui adanya indikasi pelanggaran.

Penjelasan Soal Visa Furoda dan Kuota Resmi

Dalam penuturannya bersama CEO Kasisolusi, Deryansha Azhary, Ustaz Khalid lebih dulu menguraikan perbedaan antara visa furoda dengan kuota resmi negara. Ia menjelaskan, “Furoda itu visa pribadi dari Kerajaan Saudi, biasanya dari pangeran. Itu resmi, tapi tidak terkait kuota negara. Sementara kuota resmi adalah jatah dari pemerintah Saudi untuk setiap negara, seperti Indonesia tahun 2024 dapat 221 ribu plus tambahan 20 ribu,” jelas Ustaz Khalid dikutip Minggu (14/9/2025).

Menurut regulasi, distribusi kuota Indonesia biasanya terbagi 92% untuk haji reguler dan 8% untuk haji khusus. Namun beredar informasi berbeda terkait surat dari Menteri Agama saat itu, yang menyebut adanya pola 50% untuk reguler dan 50% untuk khusus. Polemik inilah yang kemudian memicu penyelidikan lebih lanjut.

Tawaran PT Muhibbah dan Janji Maktab VIP

Awalnya, jamaah yang tergabung di Uhud Tour akan berangkat melalui jalur furoda. Semua biaya perjalanan sudah dilunasi. Namun kemudian datang tawaran dari PT Muhibbah di Pekanbaru yang mengaku bisa menyediakan kuota tambahan 2.000.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya