home edukasi & pesantren

Muhammadiyah dan Al-Quds University Resmikan Babak Baru Solidaritas Palestina Lewat MoU Bersejarah

Senin, 15 September 2025 - 11:06 WIB
Muhammadiyah dan Al-Quds University Resmikan Babak Baru Solidaritas Palestina Lewat MoU Bersejarah
LANGIT7.ID–Jakarta;Muhammadiyah dan Al Quds University (AQU) melaksanakan kembali pertemuan khusus dalam rangka menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah di sepakati sejak Januari 2025 dalam rangka memperkuat solidaritas bersama untuk Palestina.

Melansir dari situs muhammadiyah, kesepakatan yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua institusi mencakup sejumlah bidang kerja sama penting, di antaranya Memperkuat ikatan dan komunikasi antara rakyat Palestina dan Indonesia, Meningkatkan dan mendukung keunggulan ilmiah, medis, dan pengetahuan di Palestina, Memajukan penelitian dan pengembangan landscape akademik di Palestina, Pembentukan endowment (wakaf) khusus untuk mendukung mahasiswa dan endeavor akademik di Indonesia untuk kepentingan Al-Quds University, dan Memfasilitasi pertukaran pelajar dan pengiriman program serta ahli di semua tingkat akademik di Al-Quds University.

Dalam menyambut hangat inisiatif dan tawaran khusus untuk menindaklanjuti langkah kerja sama antar kedua pihak, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq Mughni menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan pembukaan Jerusalem and Palestine Study Center di Perguruan Tinggi Muhanmadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia.

“Kedatangan Presiden AQU tidak hanya menunjukkan komitmen prindi yang kuat, namun juga simbolisasi betapa pentingnya kerja sama dengan Muhamadiyah bagi Palestina. Sinergi ini diharapkan dapat membawa dampak signifikan dan berkontribusi pada pembangunan sosiao-edukasi di kedua negara, serta memperkuat suara solidaritas global untuk Palestina,” jelas Syafiq dalam agenda pertemuan yang berlangsung di Amman, Jordan, dikutip Senin (15/9/2025).

Lebih lanjut, Ketua Muhammadiyah Aid (MuAID) sekaligus Sekretaris Lembaga Hubungan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah, Yayah Khisbiyah juga menyatakan bahwa MoU ini menandai babak baru kolaborasi yang difokuskan pada penguatan hubungan people to people, keunggulan akademik dan dukungan nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi serta masyarakat Palestina.

“Kami juga mendapat tawaran hangat dari Profesor Imad untuk membuka kantor Muhammadiyah di kampus Al-Quds. Hal ini adalah sebuah kehormatan besar bagi kami dan merupakan bentuk kepercayaan besar dari AQU khususnya, dan rakyat Palestina umumnya, terhadap Muhammadiyah,” ungkap Yayah.

Sebagai informasi tambahan, Al-Quds University adalah universitas Arab pertama dan satu-satunya di Yerusalem,yang diakui secara internasional untuk keunggulan dalam pendidikan tinggi dan penelitian. Universitas ini menawarkan lebih dari 100 program studi dan menampung sekitar 12.700mahasiswa.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya