Presiden Prabowo Belum Tuntaskan Reshuffle, Dua Posisi Menteri Strategis Masih Lowong
Tim langit 7
Rabu, 17 September 2025 - 09:39 WIB
Presiden Prabowo Belum Tuntaskan Reshuffle, Dua Posisi Menteri Strategis Masih Lowong
LANGIT7.ID-Jakarta;Presiden Prabowo Subianto diperkirakan kembali mengumumkan susunan kabinet barunya. Sejumlah pos kementerian yang masih kosong setelah perombakan kabinet awal September lalu, kabarnya akan segera terisi lewat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).
Salah satu kursi penting yang belum memiliki pejabat definitif adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam). Posisi ini ditinggalkan Budi Gunawan setelah diberhentikan pada reshuffle 8 September 2025. Untuk sementara, jabatan tersebut diemban Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai pelaksana tugas.
Nama yang kerap disebut sebagai kandidat kuat Menko Polkam adalah Letjen (Purn) Djamari Chaniago. Politikus Partai Gerindra kelahiran 8 April 1949 itu memiliki rekam jejak panjang di militer. Ia pernah dipercaya sebagai Pangdam III/Siliwangi, Pangkostrad, hingga Kepala Staf Umum (Kasum) TNI sebelum terjun ke dunia politik.
Selain Menko Polkam, posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) juga masih lowong. Dito Ariotedjo yang sebelumnya memimpin kementerian itu sudah diberhentikan pada reshuffle lalu. Belakangan, nama Erick Thohir—Menteri BUMN yang juga Ketua Umum PSSI—disebut-sebut sebagai kandidat pengganti. Namun, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana mengenai hal ini.
Dalam reshuffle 8 September lalu, Prabowo langsung melantik sejumlah menteri baru setelah memberhentikan lima pejabatnya. Saat itu, Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Abdul Kadir Karding yang memimpin P2MI digantikan Mukhtarudin. Budi Arie dilepas dari kursi Menteri Koperasi dan digantikan Ferry Juliantono. Selain itu, pos baru Menteri Haji dan Umrah dipercayakan kepada Mochamad Irfan Yusuf, dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil menterinya.
Meski demikian, dua jabatan masih dibiarkan kosong: Menko Polkam yang diisi ad interim oleh Sjafrie Sjamsoeddin dan Menpora yang hingga kini belum ada pejabat definitifnya. Rencana pelantikan hari ini akan menjadi penentu siapa yang akhirnya duduk di kursi strategis tersebut.
Salah satu kursi penting yang belum memiliki pejabat definitif adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam). Posisi ini ditinggalkan Budi Gunawan setelah diberhentikan pada reshuffle 8 September 2025. Untuk sementara, jabatan tersebut diemban Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai pelaksana tugas.
Nama yang kerap disebut sebagai kandidat kuat Menko Polkam adalah Letjen (Purn) Djamari Chaniago. Politikus Partai Gerindra kelahiran 8 April 1949 itu memiliki rekam jejak panjang di militer. Ia pernah dipercaya sebagai Pangdam III/Siliwangi, Pangkostrad, hingga Kepala Staf Umum (Kasum) TNI sebelum terjun ke dunia politik.
Selain Menko Polkam, posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) juga masih lowong. Dito Ariotedjo yang sebelumnya memimpin kementerian itu sudah diberhentikan pada reshuffle lalu. Belakangan, nama Erick Thohir—Menteri BUMN yang juga Ketua Umum PSSI—disebut-sebut sebagai kandidat pengganti. Namun, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana mengenai hal ini.
Dalam reshuffle 8 September lalu, Prabowo langsung melantik sejumlah menteri baru setelah memberhentikan lima pejabatnya. Saat itu, Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Abdul Kadir Karding yang memimpin P2MI digantikan Mukhtarudin. Budi Arie dilepas dari kursi Menteri Koperasi dan digantikan Ferry Juliantono. Selain itu, pos baru Menteri Haji dan Umrah dipercayakan kepada Mochamad Irfan Yusuf, dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil menterinya.
Meski demikian, dua jabatan masih dibiarkan kosong: Menko Polkam yang diisi ad interim oleh Sjafrie Sjamsoeddin dan Menpora yang hingga kini belum ada pejabat definitifnya. Rencana pelantikan hari ini akan menjadi penentu siapa yang akhirnya duduk di kursi strategis tersebut.
(lam)