home global news

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Terima Audiensi Jakarta World Cinema, Dorong Film Jadi Pilar Diplomasi Budaya

Jum'at, 19 September 2025 - 16:32 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Terima Audiensi Jakarta World Cinema, Dorong Film Jadi Pilar Diplomasi Budaya
LANGIT7.ID-Jakarta;Selaras dengan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam menjadikan film sebagai alat diplomasi budaya, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon melakukan pertemuan strategis dengan penyelenggara Jakarta World Cinema (JWC). Audiensi yang berlangsung di Gedung E Kementerian Kebudayaan, Jakarta tersebut merupakan dialog penting untuk keberlangsungan ekosistem sinema Indonesia.

Mengawali dialog, Menbud Fadli memberikan apresiasi terhadap penyelenggara Jakarta World Cinema yang telah memberikan wadah bagi pegiat sinema Indonesia untuk menikmati film-film berkualitas yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, diadakannya Jakarta World Cinema dapat menjadi ajang transfer knowledge atau berbagi pengetahuan antara pembuat film senior dengan pemula.

“Saya kira dengan adanya Jakarta World Cinema dan berbagai festival film di Indonesia, ini adalah wadah yang sangat bagus untuk kita. Termasuk festival film yang ada di daerah-daerah. Kita sangat mendukung adanya platform tersebut, tinggal kita ke depan bagaimana bisa bekerja sama,” jelas Menbud Fadli dalam keterangannya, Jumat (19/9/2025).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut menyebutkan bahwa diplomasi budaya lewat film merupakan salah satu program prioritas Kementerian Kebudayaan. Hadirnya sinema mancanegara yang ditayangkan pada Jakarta World Cinema diharapkan bisa menjadi benchmark atau alat pembanding bagi pegiat film Indonesia.

Lebih jauh Menbud Fadli menerangkan, “Jakarta World Cinema ini menarik karena mendatangkan film-film yang sudah mendapatkan apresiasi berbagai festival film internasional. Ini menjadi sebuah upaya dalam merayakan karya-karya film internasional yang sudah mendapatkan apresiasi. Nantinya, ini bisa menjadi pembanding bagi para sineas kita agar terus memproduksi film berkualitas.”

Selain karya yang berkualitas, Menbud Fadli turut menekankan perlunya suatu ekosistem yang berkelanjutan terkait produksi film lokal hingga pendistribusiannya ke khalayak. “Kita juga ingin festival-festival film daerah seperti di Bali, Bandung, Makassar ini bisa menjadi ekosistem yang suatu saat bisa menunjang sinema kita.”

Jakarta World Cinema merupakan festival film internasional yang menampilkan karya-karya terbaik sinema dunia, sekaligus menjadi titik temu bagi para sineas, komunitas, dan pencinta film. Festival ini menyediakan wadah bagi para sutradara berpengalaman maupun para sineas pendatang baru untuk menayangkan karya mereka dan terlibat dalam diskusi yang bermakna. Di tahun 2025 ini, Jakarta World Cinema berencana menayangkan 185 film dari 66 negara, dan diperkirakan dapat menarik 60.000 pengunjung.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya