home global news

Prabowo Pertimbangkan Mahfud MD Masuk Komite Reformasi Polri, Istana Intensifkan Komunikasi Tokoh Bangsa

Senin, 22 September 2025 - 10:45 WIB
Mahfud MD. Foto: Instagram/mohmahfudmd
LANGIT7.ID-Jakarta;Gerakan Nurani Bangsa (GNB) lebih dulu mengemukakan usulan pembentukan Komite Reformasi Polri. Dalam pertemuan 11 September 2025, mereka menilai tim tersebut sebaiknya diisi oleh figur berpengalaman, mulai dari mantan Kapolri, eks anggota Kompolnas, tokoh masyarakat sipil, hingga perwakilan Komnas HAM.

Sejumlah tokoh hadir saat itu, di antaranya Sinta Nuriyah Wahid, Alissa Wahid, Quraish Shihab, Pendeta Gomar Gultom, Romo Franz Magnis Suseno, Komaruddin Hidayat, Bikku Dhanmasubho, dan Laode M. Syarif. Dalam forum tersebut, Alissa menekankan pentingnya kepemimpinan pemerintah agar kinerja tim lebih efektif dengan dipimpin langsung oleh menteri terkait.

Tak berselang lama, pemerintah memberikan respons resmi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto sedang menyiapkan pembentukan komite tersebut dan tengah berkomunikasi dengan sejumlah tokoh yang dianggap layak bergabung. “Berkenaan dengan komite reformasi kepolisian, memang itu bagian dari komitmen pemerintah dan Bapak Presiden. Saat ini sedang dalam proses meminta kesediaan para tokoh untuk berkenan bergabung,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Senin (22/9/2025).

Prasetyo tidak menampik saat ditanya mengenai kemungkinan masuknya Mahfud MD dalam daftar nama yang dipertimbangkan. “Termasuk salah satunya,” ujarnya singkat. Ia menambahkan, pemerintah masih melanjutkan komunikasi dengan tokoh-tokoh lain yang memiliki kapasitas dan integritas untuk mendukung agenda reformasi kepolisian secara menyeluruh.

Sementara itu, Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menjelaskan bahwa dasar hukum pembentukan komite tengah disiapkan. Ia menegaskan, Presiden sudah menyiapkan Keputusan Presiden (Keppres) yang akan menjadi landasan resmi. “Kalau itu memang sudah disiapkan Keppresnya, mungkin akan segera dilantik dalam satu-dua hari ini,” kata Yusril.

Kombinasi antara desakan publik melalui GNB dan langkah yang kini ditempuh pemerintah menunjukkan bahwa wacana reformasi Polri bergerak cepat. Dengan keterlibatan tokoh bangsa serta kepemimpinan pemerintah, komite ini diharapkan dapat segera terwujud dan mulai bekerja. (Antara)
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya