Muhammadiyah Susun Risalah Akidah Islam, Matangkan Konsep Teologi Berkemajuan
Tim langit 7
Selasa, 23 September 2025 - 10:14 WIB
Muhammadiyah Susun Risalah Akidah Islam, Matangkan Konsep Teologi Berkemajuan
LANGIT7.ID-Jakarta;Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid menegaskan langkah serius dalam memperkuat fondasi teologi organisasi. Sabtu (27/09) mendatang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan menjadi tuan rumah Seminar Sehari Risalah Akidah Islam Muhammadiyah. Acara ini diposisikan sebagai bagian dari rangkaian kerja strategis pasca-Muktamar ke-48 di Surakarta (2022), yang sebelumnya menekankan urgensi penyusunan pedoman akidah resmi.
Dilansir dari situs Muhammadiyah, Selasa (23/9/2025), Ketua PP Muhammadiyah, Kiai Saad Ibrahim, dijadwalkan memberikan keynote speech dengan tema Rekonstruksi Akidah Muhammadiyah. Hadir pula Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid, Hamim Ilyas, bersama sejumlah pakar yang akan mengupas dimensi akidah dalam konteks globalisasi, dinamika umat, dan pembaruan pemikiran Islam modern.
Agenda dan Pembahasan Seminar
Topik yang akan diperdalam meliputi isu-isu kontemporer tentang keyakinan umat Islam, genealogis pemikiran akidah dalam tubuh Muhammadiyah, hingga hasil Musyawarah Tarjih Wilayah Jawa Tengah yang membahas manhaj akidah Muhammadiyah. Diskusi akan diperluas ke wilayah komparasi lintas mazhab agar posisi teologi Muhammadiyah semakin jelas dalam wacana global.
Sejarah Muhammadiyah yang sejak awal menegaskan akidah bersih dari syirik, bid‘ah, dan khurafat menjadi pijakan. Namun, derasnya arus globalisasi, masuknya ideologi transnasional, hingga fenomena keagamaan populer di ruang publik menimbulkan tantangan serius. Karena itu, Risalah Akidah diproyeksikan sebagai dokumen resmi yang lebih sistematis dibandingkan pedoman sebelumnya seperti Muqaddimah AD atau Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH).
Peserta yang hadir mencapai sekitar 110 orang, terdiri atas unsur PP Muhammadiyah, PP ‘Aisyiyah, Majelis Tarjih, MPK & SDI, perwakilan tingkat pusat, delegasi wilayah Jawa dan Sumatera Selatan, hingga akademisi PTMA.
Dari Seminar ke FGD: Merumuskan Draft Risalah
Dilansir dari situs Muhammadiyah, Selasa (23/9/2025), Ketua PP Muhammadiyah, Kiai Saad Ibrahim, dijadwalkan memberikan keynote speech dengan tema Rekonstruksi Akidah Muhammadiyah. Hadir pula Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid, Hamim Ilyas, bersama sejumlah pakar yang akan mengupas dimensi akidah dalam konteks globalisasi, dinamika umat, dan pembaruan pemikiran Islam modern.
Agenda dan Pembahasan Seminar
Topik yang akan diperdalam meliputi isu-isu kontemporer tentang keyakinan umat Islam, genealogis pemikiran akidah dalam tubuh Muhammadiyah, hingga hasil Musyawarah Tarjih Wilayah Jawa Tengah yang membahas manhaj akidah Muhammadiyah. Diskusi akan diperluas ke wilayah komparasi lintas mazhab agar posisi teologi Muhammadiyah semakin jelas dalam wacana global.
Sejarah Muhammadiyah yang sejak awal menegaskan akidah bersih dari syirik, bid‘ah, dan khurafat menjadi pijakan. Namun, derasnya arus globalisasi, masuknya ideologi transnasional, hingga fenomena keagamaan populer di ruang publik menimbulkan tantangan serius. Karena itu, Risalah Akidah diproyeksikan sebagai dokumen resmi yang lebih sistematis dibandingkan pedoman sebelumnya seperti Muqaddimah AD atau Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH).
Peserta yang hadir mencapai sekitar 110 orang, terdiri atas unsur PP Muhammadiyah, PP ‘Aisyiyah, Majelis Tarjih, MPK & SDI, perwakilan tingkat pusat, delegasi wilayah Jawa dan Sumatera Selatan, hingga akademisi PTMA.
Dari Seminar ke FGD: Merumuskan Draft Risalah