home masjid

Fariduddin Aththar: Dari Toko Obat ke Taman Jiwa

Kamis, 25 September 2025 - 16:30 WIB
Parliament of the Birds karya Aththar bukan sekadar fabel. Ia adalah peta spiritual, mengajak manusia menempuh tujuh lembah kesadaran, hingga menemukan Simurgh di dalam diri sendiri. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Di sebuah pasar di Nishapur, abad ke-12, seorang apoteker menghabiskan hari-harinya menakar obat. Tapi hidupnya ternyata lebih dari sekadar menimbang jamu atau meracik parfum. Ia adalah Fariduddin Aththar an-Nisaburi, yang kelak dikenang bukan karena botol-botol kaca di tokonya, melainkan karena kata-kata yang melintasi abad.

Aththar menulis tidak kurang dari 114 buku. Tiga di antaranya menancap dalam khazanah Sufi: Divine Book, Parliament of the Birds, dan Book of Counsel. Namun, baru tujuh setengah abad kemudian dunia Barat membacanya dalam bahasa Inggris. Itu pun berkat upaya seorang pertapa Hindu, Dr. Bankey Behari, yang pada 1961 menerbitkan 62 seleksi kisah Aththar dalam bahasa Inggris.

Keterlambatan itu ironis. Sebab, karya Aththar justru menjadi batu pijakan bagi tokoh besar Sufi lain: Jalaluddin Rumi. “Aththar menapaki semua tujuh lembah, sementara kami baru di ujung jalan,” ujar Rumi, sebagaimana dikutip Idries Shah dalam The Way of the Sufi (Risalah Gusti, 1999).

Baca juga: Ibnu Taimiyah: Sufi dalam Balutan Puritanisme

Burung-Burung dan Tahap Jiwa

Dalam Parliament of the Birds, Aththar menggunakan perjalanan sebagai metafora. Burung-burung, dipimpin burung Hudhud, menempuh perjalanan mencari Simurgh—sosok yang akhirnya mereka temukan di dalam diri mereka sendiri. Sebuah alegori tentang jiwa manusia: pencarian panjang, penuh keraguan, rindu, dan penyingkapan.

Tak heran, kisah Aththar dipenuhi dongeng, fabel, dan apologi. Bukan sekadar cerita moral, tapi kiasan yang menguliti tahap-tahap kesadaran. Dari “orang gila yang menangis demi belas kasih hati Tuhan”, hingga “raja yang mendapati cincin bertuliskan: Ini, juga, akan berlalu.” Semua menandai satu hal: hidup manusia adalah ujian kesadaran.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya