Jepang Hadirkan Inovasi Masjid Keliling, Muat hingga 50 Jamaah
Esti setiyowati
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 15:07 WIB
Jepang Hadirkan Inovasi Masjid Keliling, Muat hingga 50 Jamaah. Foto: Japan Today.
Dua perusahaan Jepang, Yasu Project dan Relive. menghadirkan inovasi unik dengan mengembangkan masjid keliling (mobile mosque) yang akan didistribusikan di daerah-daerah konflik dan wilayah bencana.
Masjid keliling ini dirancang berbasis truk Hino besar dengan 10 roda. Truk ini dapat berubah menjadi ruang salat berukuran 48 meter persegi, yang dapat menampung hingga 50 jamaah.
Baca juga: Perjalanan Desainer Jepang Membuat Jenama Hijab Pertama di Negeri Sakura
Dilansir dari Japan Today, Jumat (10/10/2025),masjid keliling buatan Jepang ini juga dilengkapi dengan ruang wudhu, pendingin udara, dan generator mandiri.
CEO Yasu Project, Yasuharu Inoue, yang kerap bepergian ke Timur Tengah, mengaku bahwa ia didorong untuk mengembangkan proyek ini oleh Emir Qatar.
Inoue membangunmasjid keliling pertama, bekerja sama dengan Bank Doha dan Kamar Dagang, dengan biaya 85 juta yen atau sekitar Rp9,2 miliar.
Proyek ini menarik perhatian media global dan mendapatkan klien pertamanya, yaitu perusahaan minyak Saudi, Aramco.
Masjid keliling ini dirancang berbasis truk Hino besar dengan 10 roda. Truk ini dapat berubah menjadi ruang salat berukuran 48 meter persegi, yang dapat menampung hingga 50 jamaah.
Baca juga: Perjalanan Desainer Jepang Membuat Jenama Hijab Pertama di Negeri Sakura
Dilansir dari Japan Today, Jumat (10/10/2025),masjid keliling buatan Jepang ini juga dilengkapi dengan ruang wudhu, pendingin udara, dan generator mandiri.
CEO Yasu Project, Yasuharu Inoue, yang kerap bepergian ke Timur Tengah, mengaku bahwa ia didorong untuk mengembangkan proyek ini oleh Emir Qatar.
Inoue membangunmasjid keliling pertama, bekerja sama dengan Bank Doha dan Kamar Dagang, dengan biaya 85 juta yen atau sekitar Rp9,2 miliar.
Proyek ini menarik perhatian media global dan mendapatkan klien pertamanya, yaitu perusahaan minyak Saudi, Aramco.