home global news

Situasi dalam Negeri Memanas, Presiden Madagaskar Melarikan Diri dan Bersembunyi di Lokasi Aman

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:34 WIB
Presiden Madagaskar Andry Rajoelina
Aksi protes besar-besaran di Madagaskar masih berlangsung, bahkan kini tentara ikut bergabung dengan para demonstran. Situasi pun makin memanas dan isu kudeta makin menguat. Buntutnya, Presiden Madagaskar Andry Rajoelina melarikan diri menggunakan pesawat Prancis, pada hari Minggu (12/10) lalu.

Rajoelina telah melarikan diri dari Madagaskar untuk menyelamatkan diri di tengah protes nasional yang dimulai akhir bulan lalu. Dalam siaran langsung melalui Facebook, Senin (13/10), dikabarkan ia telah pergi ke lokasi yang aman menyusul laporan dan rumor bahwa ia telah diterbangkan keluar dari negara itu.

Presiden Madagaskar seharusnya menyampaikan pidato di televisi pada Senin sore, tetapi pidatonya ditunda setelah sekelompok angkatan bersenjata mengancam akan mengambil alih media milik negara. Demikian pernyataan kantor Rajoelina di Facebook.

Pada Senin, kemarin, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan keprihatinannya atas situasi di bekas koloni negaranya, di mana Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan setidaknya 22 orang tewas dalam bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan.

Baca juga: Tentara yang Bergabung di Aksi Demo Madagaskar Terus Bertambah, Kemungkinan Terjadi Kudeta Kian Menguat

Berbicara dari sebuah pertemuan puncak di Mesir, Macron menolak berkomentar apakah Rajoelina telah dievakuasi oleh Prancis.

"Saya tidak akan mengonfirmasi apa pun hari ini," ujarnya. "Saya hanya ingin menyampaikan keprihatinan kami yang mendalam." Melansir Al Jazeera, Selasa (14/10/2025).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya