Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 18 Agustus 2026
home sports detail berita

Liverpool Tunda Pengejaran Bradley Barcola, Risiko Kesalahan Mahal Terulang

sururi al faruq Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:34 WIB
Liverpool Tunda Pengejaran Bradley Barcola, Risiko Kesalahan Mahal Terulang
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-London; Ada sinyal kuat liverpool ngeper alias tidak ngotot memburu Bradley Barcola. Buktinya sampai sekarang ambisi besarnya memboyong Bradley Barcola ke Liverpool belum juga terwujud.

Mengapa? The Reds ternyata masih harus melewati sejumlah hambatan penting sebelum kesepakatan bisa dinyatakan rampung.

Meski hubungan antara pemain dan klub tampak baik—dengan laporan yang menyebutkan bahwa Barcola telah "memberi lampu hijau" untuk pindah ke Merseyside dan kesepakatan personal terms (gaji dan bonus) telah mencapai titik temu—negosiasi antarklub masih terus berlangsung.

Saat ini, masalah penilaian harga menjadi ganjalan utama di antara kedua belah pihak. Paris Saint-Germain memasang banderol awal yang tinggi untuk sang bintang, sementara Liverpool berusaha menekan angka tersebut sebelum menyetujui kesepakatan.

Pembicaraan ini telah memasuki tahap yang rumit. Kedua klub sama-sama ingin meraih kesepakatan terbaik dengan tenggat waktu yang semakin dekat. Namun, beberapa konsesi pasti harus dilakukan agar transfer bisa terwujud.

Ada keseimbangan yang harus dijaga. Liverpool memang perlu menyelesaikan transfer ini, tetapi mereka juga sadar bahwa pembelian ini akan menguras banyak dana dan bisa berdampak pada belanja pemain lain di jendela transfer saat ini atau musim depan.

Keseimbangan ini juga menyangkut pemain itu sendiri. Penundaan lebih lanjut bisa berisiko mahal bagi The Reds, seperti yang sudah terbukti pada musim panas lalu dalam urusan transfer.

Saat itu, kasusnya adalah perburuan Alexander Isak. Liverpool bermain "tikung-menikung" dengan Newcastle untuk mendatangkan sang striker, meskipun The Magpies awalnya enggan melepasnya.

Akhirnya, Newcastle menyerah dan mengizinkan pemain Swedia itu pindah dengan biaya rekor Liga Inggris. Namun, ada harga lain yang harus dibayar.

Karena memaksakan keinginan pindah, Isak melakukan mogok sepanjang musim panas dan tidak mengikuti pramusim. Akibatnya, ketika ia akhirnya tiba di Anfield, kondisi fisiknya jauh dari prima.

Butuh waktu cukup lama, dan mungkin merugikan Liverpool dalam berbagai hal, sebelum Isak bisa tampil maksimal.

Sayangnya, saat Isak siap bermain dan mulai menunjukkan performa terbaiknya, ia justru cedera dan harus menepi selama berbulan-bulan, yang menghambat perkembangannya.

Masalah tersebut bermula dari kurangnya pramusim dan minimnya pertandingan awal musim untuk membangun kebugaran. Hal serupa bisa menimpa Barcola jika pendekatan yang sama diterapkan.

Sejauh ini, pemain sayap asal Prancis itu belum terlibat dalam satu pun pertandingan PSG. Ia hanya duduk di bangku cadangan pada final Piala Super UEFA melawan Aston Villa, sebelum akhirnya tidak masuk dalam skuad sama sekali untuk final Trophee des Champions melawan Lens akhir pekan lalu.

Setiap pertandingan yang terlewat adalah kesempatan yang hilang untuk membangun kebugaran dan kembali ke performa terbaiknya, sebelum ia—semoga—resmi bergabung dengan Liverpool.

Artinya, setiap penundaan yang dilakukan Liverpool dalam menyelesaikan kesepakatan bisa berdampak berantai pada sisa musim ini. Apalagi, tentu diharapkan sang bintang bisa langsung tampil moncer, berbeda dengan para rekrutan musim panas lalu yang butuh waktu beradaptasi.(*/saf/liverpool)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 18 Agustus 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:00
Ashar
15:20
Maghrib
17:57
Isya
19:07
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan