Prabowo Perintahkan Pemblokiran Babel, Tegaskan Penegakan Hukum Tambang dan Sawit Ilegal
Tim langit 7
Rabu, 22 Oktober 2025 - 10:27 WIB
Prabowo Perintahkan Pemblokiran Babel, Tegaskan Penegakan Hukum Tambang dan Sawit Ilegal
LANGIT7.ID-Jakarta;Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum di sektor sumber daya alam, terutama tambang timah dan perkebunan sawit ilegal. Langkah tegas dilakukan dengan menutup akses keluar-masuk Pulau Bangka dan Belitung guna memantau seluruh aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.
Dalam konferensi Forbes Global CEO Conference 2025, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia kehilangan sebagian besar hasil tambang timah akibat praktik ilegal dan penyelundupan yang masif. Negara yang dikenal sebagai produsen timah terbesar kedua di dunia setelah China itu disebut memiliki sekitar 1.000 tambang timah ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi.
“Saya katakan ini harus dihentikan,” tegas Prabowo, menyoroti kerugian besar yang ditanggung negara akibat lemahnya pengawasan di sektor tersebut, dikutip Rabu (22/10/2025).
Sebagai bentuk tindakan nyata, Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah bersama TNI kini tengah melaksanakan program pelatihan militer berskala besar di kawasan Kepulauan Bangka Belitung. Latihan ini melibatkan kapal perang, pesawat tempur, helikopter, hingga drone untuk memantau seluruh aktivitas di wilayah perairan sekitar.
“Saya membuat program pelatihan militer dengan kapal perang, pesawat terbang, helikopter, dan drone, dan kami memblokir kedua pulau tersebut. Tidak ada kapal yang boleh masuk atau keluar tanpa kami tahu apa yang ada di dalamnya,” ujar Prabowo.
Operasi tersebut, lanjutnya, sudah membuahkan hasil. Ia menuturkan, petugas menemukan kapal kecil yang membawa peti-peti berisi batangan timah dan logam tanah jarang hasil penyelundupan.
“Kami menghitung dari operasi ini kami menyelamatkan negara sekitar beberapa miliar dolar, jadi tahun depan produksi timah diharapkan bisa kembali ke posisi semula. Dan seharusnya bisa mendapatkan tiga atau empat kali lipat pendapatan dari tahun lalu,” katanya.
Dalam konferensi Forbes Global CEO Conference 2025, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia kehilangan sebagian besar hasil tambang timah akibat praktik ilegal dan penyelundupan yang masif. Negara yang dikenal sebagai produsen timah terbesar kedua di dunia setelah China itu disebut memiliki sekitar 1.000 tambang timah ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi.
“Saya katakan ini harus dihentikan,” tegas Prabowo, menyoroti kerugian besar yang ditanggung negara akibat lemahnya pengawasan di sektor tersebut, dikutip Rabu (22/10/2025).
Sebagai bentuk tindakan nyata, Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah bersama TNI kini tengah melaksanakan program pelatihan militer berskala besar di kawasan Kepulauan Bangka Belitung. Latihan ini melibatkan kapal perang, pesawat tempur, helikopter, hingga drone untuk memantau seluruh aktivitas di wilayah perairan sekitar.
“Saya membuat program pelatihan militer dengan kapal perang, pesawat terbang, helikopter, dan drone, dan kami memblokir kedua pulau tersebut. Tidak ada kapal yang boleh masuk atau keluar tanpa kami tahu apa yang ada di dalamnya,” ujar Prabowo.
Operasi tersebut, lanjutnya, sudah membuahkan hasil. Ia menuturkan, petugas menemukan kapal kecil yang membawa peti-peti berisi batangan timah dan logam tanah jarang hasil penyelundupan.
“Kami menghitung dari operasi ini kami menyelamatkan negara sekitar beberapa miliar dolar, jadi tahun depan produksi timah diharapkan bisa kembali ke posisi semula. Dan seharusnya bisa mendapatkan tiga atau empat kali lipat pendapatan dari tahun lalu,” katanya.