Kementerian Kebudayaan Hidupkan Kembali Warisan A. Rafiq Lewat Konser Pandangan Pertama
Tim langit 7
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:47 WIB
Kementerian Kebudayaan Hidupkan Kembali Warisan A. Rafiq Lewat Konser Pandangan Pertama
LANGIT7.ID–Jakarta; Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pelindungan Kebudayaan mendukung konser “Pandangan Pertama: Tribute to A. Rafiq” yang akan digelar pada 28 Oktober 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Bekerja sama dengan Superlative dan Prodigy Events, pagelaran ini merupakan sebuah perayaan musik lintas generasi yang mengangkat kembali karya dan semangat sang Legenda Dangdut Indonesia, A. Rafiq.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan “Konser Pandangan Pertama: Tribute to A. Rafiq”. Menurutnya, musik dangdut merupakan salah satu genre musik paling populer dan memiliki tempat istimewa dalam hati masyarakat Indonesia.
“Kegiatan ini tentu sangat kami dukung karena dangdut adalah salah satu genre musik di Indonesia yang memiliki begitu banyak peminat,” ujar Menbud Fadli Zon dalam Taklimat Media “Konser Pandangan Pertama: Tribute to A. Rafiq” di Gedung A, Kompleks Kemendikbudristek, dikutip Sabtu (25/10/2025).
Dalam kesempatan ini, Menbud Fadli Zon juga memberikan apresiasi kepada para tokoh dan maestro dangdut yang telah berkontribusi besar dalam perjalanan musik nasional, termasuk Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, dan A. Rafiq.
“A. Rafiq dan para seniman lainnya telah banyak berkontribusi dalam perjalanan musik Indonesia, menjadi bagian penting dari sejarah dan perkembangan musik dangdut. Meski beliau telah mendahului kita, alhamdulillah kita masih memiliki banyak maestro musik Indonesia yang terus berkarya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Menbud Fadli menekankan pentingnya menjadikan musik sebagai bagian dari soft power bangsa.
“Kita tahu bahwa musik adalah bagian dari soft power. Sudah banyak negara yang menjadikan musik sebagai soft power mereka. Seperti Amerika dengan Hollywood, India dengan Bollywood, Korea dengan K-pop. Kita ingin dangdut juga bisa menjadi Dangdut Waves yang mendunia,” ujar Menbud Fadli Zon.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan “Konser Pandangan Pertama: Tribute to A. Rafiq”. Menurutnya, musik dangdut merupakan salah satu genre musik paling populer dan memiliki tempat istimewa dalam hati masyarakat Indonesia.
“Kegiatan ini tentu sangat kami dukung karena dangdut adalah salah satu genre musik di Indonesia yang memiliki begitu banyak peminat,” ujar Menbud Fadli Zon dalam Taklimat Media “Konser Pandangan Pertama: Tribute to A. Rafiq” di Gedung A, Kompleks Kemendikbudristek, dikutip Sabtu (25/10/2025).
Dalam kesempatan ini, Menbud Fadli Zon juga memberikan apresiasi kepada para tokoh dan maestro dangdut yang telah berkontribusi besar dalam perjalanan musik nasional, termasuk Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, dan A. Rafiq.
“A. Rafiq dan para seniman lainnya telah banyak berkontribusi dalam perjalanan musik Indonesia, menjadi bagian penting dari sejarah dan perkembangan musik dangdut. Meski beliau telah mendahului kita, alhamdulillah kita masih memiliki banyak maestro musik Indonesia yang terus berkarya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Menbud Fadli menekankan pentingnya menjadikan musik sebagai bagian dari soft power bangsa.
“Kita tahu bahwa musik adalah bagian dari soft power. Sudah banyak negara yang menjadikan musik sebagai soft power mereka. Seperti Amerika dengan Hollywood, India dengan Bollywood, Korea dengan K-pop. Kita ingin dangdut juga bisa menjadi Dangdut Waves yang mendunia,” ujar Menbud Fadli Zon.