Vape Tak Lebih Aman dari Rokok, PDPI Ingatkan Risiko Pneumonia Mengintai
Nabil
Rabu, 12 November 2025 - 15:57 WIB
Vape Tak Lebih Aman dari Rokok, PDPI Ingatkan Risiko Pneumonia Mengintai
LANGIT7.ID–Jakarta; Dua pakar dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menegaskan bahwa vape tidak lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Keduanya sama-sama dapat meningkatkan risiko pneumonia dan berbagai infeksi paru lainnya.
Spesialis Paru Konsultan sekaligus Anggota PDPI, Prof. Dr. dr. Bintang Y.M. Sinaga, Sp.P(K), menjelaskan bahwa pencegahan pneumonia dapat dimulai dari kebiasaan hidup sederhana seperti menjaga kebersihan diri, konsumsi gizi seimbang, olahraga, dan vaksinasi.
“Dalam hal mencegah pneumonia di dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melakukan hal-hal yang sederhana sebenarnya seperti mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih terutama setelah menggunakan toilet ataupun mencuci tangan sebelum makan ya kemudian menghindari kontak dengan orang yang sakit terutama jika mereka batuk atau demam dan tentu saja tidak merokok ataupun tidak terkena paparan asap rokok,” ujar Prof. Bintangdalam webinar, Rabu (12/11/2025).
Baca juga: PDPI: Pencegahan Pneumonia Tak Cukup dengan Obat, Perlu Nutrisi dan Udara Bersih
Ia juga menegaskan bahwa vape tidak bisa dianggap lebih aman dari rokok. Menurutnya, keduanya memiliki risiko sama besar terhadap kerusakan paru dan pneumonia. “Oke ya baik vape atau vaping ataupun merokok smoking itu sama berbahayanya terhadap resiko pneumonia ya, bahkan dapat menyebabkan kematian,” tegas Prof. Bintang.
Pandangan serupa disampaikan oleh Dr. dr. Fathiyah Isbaniah, Sp.P(K), MPd.Ked, Ketua Divisi Infeksi RS Persahabatan sekaligus staf pengajar di Universitas Indonesia.
Baca juga:PDPI Serukan Gerakan Paru Sehat Nasional di Hari Kesehatan dan Pneumonia Sedunia 2025
Spesialis Paru Konsultan sekaligus Anggota PDPI, Prof. Dr. dr. Bintang Y.M. Sinaga, Sp.P(K), menjelaskan bahwa pencegahan pneumonia dapat dimulai dari kebiasaan hidup sederhana seperti menjaga kebersihan diri, konsumsi gizi seimbang, olahraga, dan vaksinasi.
“Dalam hal mencegah pneumonia di dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melakukan hal-hal yang sederhana sebenarnya seperti mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih terutama setelah menggunakan toilet ataupun mencuci tangan sebelum makan ya kemudian menghindari kontak dengan orang yang sakit terutama jika mereka batuk atau demam dan tentu saja tidak merokok ataupun tidak terkena paparan asap rokok,” ujar Prof. Bintangdalam webinar, Rabu (12/11/2025).
Baca juga: PDPI: Pencegahan Pneumonia Tak Cukup dengan Obat, Perlu Nutrisi dan Udara Bersih
Ia juga menegaskan bahwa vape tidak bisa dianggap lebih aman dari rokok. Menurutnya, keduanya memiliki risiko sama besar terhadap kerusakan paru dan pneumonia. “Oke ya baik vape atau vaping ataupun merokok smoking itu sama berbahayanya terhadap resiko pneumonia ya, bahkan dapat menyebabkan kematian,” tegas Prof. Bintang.
Pandangan serupa disampaikan oleh Dr. dr. Fathiyah Isbaniah, Sp.P(K), MPd.Ked, Ketua Divisi Infeksi RS Persahabatan sekaligus staf pengajar di Universitas Indonesia.
Baca juga:PDPI Serukan Gerakan Paru Sehat Nasional di Hari Kesehatan dan Pneumonia Sedunia 2025