Majelis Kesehatan Aisyiyah Bekasi Soroti Pentingnya Edukasi Kesehatan Gigi dalam Keluarga
Nabil
Ahad, 16 November 2025 - 09:56 WIB
Majelis Kesehatan Aisyiyah Bekasi Soroti Pentingnya Edukasi Kesehatan Gigi dalam Keluarga
LANGIT7.ID–Bekasi;Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya sebagai salah satu majelis paling aktif dalam edukasi kesehatan masyarakat. Dalam kegiatan bertajuk Kajian Kesehatan PHBS Dalam Keluarga: Menjaga Kesehatan Dimulai dari Rumah Bersama Enzim di Aula Lt 2 Prof Malik Fadjar, Kampus B FEB Institut Bisnis Muhammadiyah, Bekasi, edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi menjadi sorotan utama.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Bekasi, Sarinandhe Jibran, menegaskan bahwa kesehatan gigi memiliki peran besar dalam kualitas hidup keluarga.
“Hidup sehat spesialisnya adalah gigi. Kalau gigi kita sakit, seluruh dunia sakit,” ujarnya, dikutip Minggu (16/11/2025).
Baca juga: Momentum Hari Kesehatan Nasional, Aisyiyah Bekasi Dorong Kesadaran Gizi dan Kesehatan Gigi
Acara ini turut menggandeng Langit7.id sebagai media partner, yang ikut berperan dalam menyebarluaskan pesan penting seputar pola hidup bersih dan sehat, terutama terkait kesehatan gigi dan mulut di lingkungan keluarga.
Ia menjelaskan bahwa sakit gigi bukan sekadar persoalan lokal pada mulut, tetapi bisa berdampak pada kesehatan mental dan emosional seseorang.
“Kalau sakit gigi itu otaknya juga udah mumet, udah stres, apapun lalat lewat pasti marah,” tuturnya.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Bekasi, Sarinandhe Jibran, menegaskan bahwa kesehatan gigi memiliki peran besar dalam kualitas hidup keluarga.
“Hidup sehat spesialisnya adalah gigi. Kalau gigi kita sakit, seluruh dunia sakit,” ujarnya, dikutip Minggu (16/11/2025).
Baca juga: Momentum Hari Kesehatan Nasional, Aisyiyah Bekasi Dorong Kesadaran Gizi dan Kesehatan Gigi
Acara ini turut menggandeng Langit7.id sebagai media partner, yang ikut berperan dalam menyebarluaskan pesan penting seputar pola hidup bersih dan sehat, terutama terkait kesehatan gigi dan mulut di lingkungan keluarga.
Ia menjelaskan bahwa sakit gigi bukan sekadar persoalan lokal pada mulut, tetapi bisa berdampak pada kesehatan mental dan emosional seseorang.
“Kalau sakit gigi itu otaknya juga udah mumet, udah stres, apapun lalat lewat pasti marah,” tuturnya.