Senator Australia Kena Skors karena Kenakan Burka di Parlemen yang Dinilai Rasis
Lusi mahgriefie
Rabu, 26 November 2025 - 07:30 WIB
Senator independen Fatima Payman (kiri) menyebut aksi Pauline Hanson memakai burka memalukan. Foto: Reuters via bbc.com
Senator Australia , Pauline Hanson diskors selama satu minggu lantaran mengenakan burka di parlemen. Ia dituduh telah melakukan tindakan rasisme secara terang-terangan oleh rekannya.
Hanson dikecam oleh sesama senator dan kemudian secara resmi dikecam atas aksinya pada hari Senin (24/11).
Senator Queensland dari partai One Nation yang anti-imigrasi tersebut, sedang berupaya mengajukan rancangan undang-undang yang akan melarang penutup wajah penuh di tempat umum. Hal ini telah lama ia perjuangkan.
Aksi Hanson mengenakan burka di parlemen ini bukanlah yang pertama, melainkan yang kedua. Ia pun mengatakan bahwa tindakannya itu merupakan protes atas penolakan Senat terhadap rancangan undang-undangnya.
Baca juga:69 Sekolah di Australia Ditutup, Menyusul Temuan Kandungan Asbes Pada Mainan Pasir Berwarna
Tak lama setelah anggota parlemen lain menghalangi Hanson mengajukan RUU tersebut pada hari Senin, ia kembali mengenakan burka hitam.
"Ini senator rasis, menunjukkan rasisme yang terang-terangan," kata Mehreen Faruqi, senator Muslim dari Partai Hijau yang tahun lalu dinyatakan oleh Pengadilan Federal sebagai korban diskriminasi rasial oleh Hanson, sebuah putusan yang saat ini sedang diajukan banding oleh Hanson. Melansir bbc.com, Rabu (26/11/2025).
Hanson dikecam oleh sesama senator dan kemudian secara resmi dikecam atas aksinya pada hari Senin (24/11).
Senator Queensland dari partai One Nation yang anti-imigrasi tersebut, sedang berupaya mengajukan rancangan undang-undang yang akan melarang penutup wajah penuh di tempat umum. Hal ini telah lama ia perjuangkan.
Aksi Hanson mengenakan burka di parlemen ini bukanlah yang pertama, melainkan yang kedua. Ia pun mengatakan bahwa tindakannya itu merupakan protes atas penolakan Senat terhadap rancangan undang-undangnya.
Baca juga:69 Sekolah di Australia Ditutup, Menyusul Temuan Kandungan Asbes Pada Mainan Pasir Berwarna
Tak lama setelah anggota parlemen lain menghalangi Hanson mengajukan RUU tersebut pada hari Senin, ia kembali mengenakan burka hitam.
"Ini senator rasis, menunjukkan rasisme yang terang-terangan," kata Mehreen Faruqi, senator Muslim dari Partai Hijau yang tahun lalu dinyatakan oleh Pengadilan Federal sebagai korban diskriminasi rasial oleh Hanson, sebuah putusan yang saat ini sedang diajukan banding oleh Hanson. Melansir bbc.com, Rabu (26/11/2025).