Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home global news detail berita

69 Sekolah di Australia Ditutup, Menyusul Temuan Kandungan Asbes Pada Mainan Pasir Berwarna

lusi mahgriefie Senin, 17 November 2025 - 07:30 WIB
69 Sekolah di Australia Ditutup, Menyusul Temuan Kandungan Asbes Pada Mainan Pasir Berwarna
Ilustrasi: ist
LANGIT7.ID-, Australia - Di wilayah Ibu Kota Australia (Australian Capital Territory/ACT) sebanyak 69 sekolah terpaksa ditutup mulai hari ini, Senin (17/11) menyusul adanya temuan kandungan asbes dalam pasir mainan berwarna. Demikian pernyataan pemerintah setempat.

Produk-produk tersebut telah ditarik sebab ditemukan mengandung jejak asbes dalam beberapa sampel, dikeluarkan oleh Kmart dan Target pada hari Sabtu (15/11) lalu.

Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) menyatakan terdapat risiko "rendah" bahwa asbes dapat melayang di udara atau cukup halus untuk terhirup.

Inspeksi sekolah-sekolah sedang berlangsung dan dapat "memakan waktu berhari-hari", kata Menteri Pendidikan ACT, Yvette Berry, dalam sebuah unggahan di Facebook. Ia menambahkan bahwa sejauh ini hasil uji udara menunjukkan "negatif asbes melayang di udara" dari semua sekolah.

Hal ini terjadi setelah beberapa sekolah dan prasekolah di wilayah tersebut ditutup sebagian atau seluruhnya pada hari Jumat, menyusul peringatan risiko asbes dalam pasir anak-anak yang dijual oleh Officeworks.

Baca juga: Otoritas Obat Arab Saudi Pastikan Bedak Talek J&J Bebas Asbes

Penutupan sekolah juga terjadi di New Zealand karena kekhawatiran akan produk pasir, dengan setidaknya dua sekolah lainnya akan ditutup untuk pengujian pada hari Senin, menurut New Zealand Herald.

Menanggapi penutupan baru ini, Berry mengatakan: "Sayangnya, produk pasir ini bahkan lebih banyak digunakan di sekolah-sekolah kami daripada produk Officeworks."

Para relawan Layanan Darurat Negara Bagian dan staf sekolah telah berjalan di antara gedung-gedung dan "memetakan semua pasir berwarna yang mereka lihat" selama akhir pekan, tambahnya.

Pemerintah ACT menyatakan bahwa orang yang telah melakukan kontak dengan produk tersebut tidak memerlukan penilaian klinis.

Berry mengatakan meskipun risikonya minimal, pemerintah diwajibkan untuk menghilangkan risiko tersebut semaksimal mungkin.

Sebanyak 23 sekolah akan tetap buka karena mereka memiliki "stok kecil" pasir tersebut atau tidak memiliki produk tersebut sama sekali.

69 Sekolah di Australia Ditutup, Menyusul Temuan Kandungan Asbes Pada Mainan Pasir Berwarna

Produk-produk yang tercantum dalam pemberitahuan penarikan produk diberi label Active Sandtub 14 piece Sand Castle Building Set, dan Blue, Green, dan Pink Magic Sand.

Asbes, yang dulunya banyak digunakan dalam bahan bangunan, dapat melepaskan serat beracun ke udara jika diganggu atau diproses, yang dapat menempel di paru-paru dan selama beberapa decade menyebabkan kanker.

Mengimpor atau mengekspor asbes atau barang yang mengandung asbes dilarang oleh hukum Australia dan New Zealand. (*/lsi/BBC)

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)