home global news

APLN Tetap Solid di Tengah Tekanan, Penjualan Properti Kuartal III 2025 Tembus Rp2,64 Triliun

Rabu, 26 November 2025 - 15:28 WIB
APLN Tetap Solid di Tengah Tekanan, Penjualan Properti Kuartal III 2025 Tembus Rp2,64 Triliun
LANGIT7.ID–Jakarta;PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan kinerja yang solid hingga Kuartal III 2025. Di tengah tekanan pasar properti nasional, penjualan properti dan kontribusi bisnis mal tetap menjadi penopang utama pendapatan perusahaan.

Hingga Kuartal III 2025, APLN mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp2,64 triliun, terkoreksi 4,7% dibandingkan Rp2,77 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, pengakuan penjualan naik menjadi Rp1,65 triliun, atau tumbuh 1,2% dibandingkan kuartal III 2024 sebesar Rp1,63 triliun. Sementara itu, pendapatan berulang dari sektor perhotelan dan mal sebesar Rp988,8 miliar, turun 13,3% dari Rp1,14 triliun. Adapun laba komprehensif Kuartal III-2025 tercatat sebesar Rp28,21 miliar.

Kinerja perusahaan pada tahun ini mengalami koreksi tipis akibat penjualan hotel Pullman Ciawi Vimala Hills pada akhir tahun 2024. Namun demikian, penjualan aset dengan value tinggi tersebut mampu memperkuat fundamental bisnis perusahaan, terutama dengan adanya percepatan pelunasan utang. Sehingga beban bunga APLN pada Kuartal III-2025 turun hampir 38% menjadi sebesar Rp311,37 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp502,55 miliar.

Corporate Secretary APLN Justini Omas menjelaskan, Perusahaan terus menjalankan strategi adaptif dan mendorong efisiensi di berbagai lini bisnis. Berbagai langkah penting dilakukan untuk menjaga penjualan properti tetap bertumbuh ditengah kondisi ekonomi yang melambat dan daya beli yang menurun.

“Di tengah tekanan yang dialami pasar properti nasional, kinerja APLN tetap berada pada level yang solid dengan minat konsumen yang terus terjaga terhadap produk hunian kami. Bisnis mall dan hotel juga memberikan pendapatan berulang yang tetap positif,” jelas Justini dalam keterangan resminya pada Rabu (26/11/2025).

Menurut Justini, marketing sales APLN hingga September 2025 tercatat Rp1,24 triliun. Kontribusi terbesar tetap berasal dari segmen rumah tapak, yang menunjukkan daya serap kuat melalui proyek-proyek seperti Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, dan Podomoro Golf View. Permintaan terhadap hunian tapak juga terus bergerak positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ruang tinggal yang lebih fungsional, nyaman, dan bernilai investasi jangka panjang.

“Untuk menyesuaikan kondisi daya beli masyarakat yang melemah, APLN menerapkan strategi penjualan yang lebih adaptif. Salah satunya dengan menghadirkan unit-unit rumah yang berukuran lebih compact sehingga harganya lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas dan value kawasan,” ujar Justini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya