Masjid Salamad Diresmikan di Vietnam, Simbol Harmonisasi dan Kerja Sama RI-Vietnam
Tim langit 7
Ahad, 07 Desember 2025 - 14:53 WIB
Masjid Salamad Diresmikan di Vietnam, Simbol Harmonisasi dan Kerja Sama RI-Vietnam
LANGIT7.ID-Vietnam; Masjid Salamad di Kota Long Xuyen, Provinsi An Giang, Vietnam Selatan resmi dibuka pada Jumat (5/12).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, disaksikan perwakilan Kemenag RI, KBRI Hanoi, KJRI Ho Chi Minh, serta berbagai lembaga filantropi seperti Lazismu, Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Baznas, Dompet Dhuafa, Human Initiative, Rumah Zakat, dan Daarut Tauhiid Peduli.
Charge d’Affaires/Head of Mission KBRI Hanoi, Jane Runkat, menyampaikan kebahagiaan dapat hadir bersama masyarakat dalam peresmian tersebut. Ia menuturkan bahwa hubungan persahabatan Indonesia–Vietnam telah terjalin erat sejak lama.
“Hari ini menandai 70 tahun kerja sama diplomatik di bidang ekonomi, pendidikan, politik, dan kemasyarakatan, yang pada Maret 2025 ditingkatkan menjadi kemitraan strategis,” ungkap Jane.
Peresmian Masjid Salamad disebutnya menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama tersebut. Jane menilai kehadiran masjid tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga memiliki manfaat sosial-ekonomi, termasuk peluang kerja sama pendidikan dan pengembangan industri halal Indonesia–Vietnam.
Sementara itu, mewakili Kemenko PMK, Warsito menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam pembangunan masjid.
“Ini bukti nyata harmonisasi kehidupan beragama Indonesia dan Vietnam,” ujarnya.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, disaksikan perwakilan Kemenag RI, KBRI Hanoi, KJRI Ho Chi Minh, serta berbagai lembaga filantropi seperti Lazismu, Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Baznas, Dompet Dhuafa, Human Initiative, Rumah Zakat, dan Daarut Tauhiid Peduli.
Charge d’Affaires/Head of Mission KBRI Hanoi, Jane Runkat, menyampaikan kebahagiaan dapat hadir bersama masyarakat dalam peresmian tersebut. Ia menuturkan bahwa hubungan persahabatan Indonesia–Vietnam telah terjalin erat sejak lama.
“Hari ini menandai 70 tahun kerja sama diplomatik di bidang ekonomi, pendidikan, politik, dan kemasyarakatan, yang pada Maret 2025 ditingkatkan menjadi kemitraan strategis,” ungkap Jane.
Peresmian Masjid Salamad disebutnya menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama tersebut. Jane menilai kehadiran masjid tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga memiliki manfaat sosial-ekonomi, termasuk peluang kerja sama pendidikan dan pengembangan industri halal Indonesia–Vietnam.
Sementara itu, mewakili Kemenko PMK, Warsito menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam pembangunan masjid.
“Ini bukti nyata harmonisasi kehidupan beragama Indonesia dan Vietnam,” ujarnya.