Lolos ke Perempat Final Arab Cup, Secercah Kebahagiaan Palestina dan Suriah di Tengah Konflik
Lusi mahgriefie
Selasa, 09 Desember 2025 - 08:54 WIB
Foto: ist
Secercah kebahagiaan menyelimuti Palestina dan Suriah di tengah serangan Israel di Gaza, dan perang bertahun-tahun yang dialami penduduk Suriah. Kedua negara ini tengah merayakan keberhasilan tim nasional mereka yang berhasil lolos ke perempat final Arab Cup atau Piala Arab.
Bagi kedua belah pihak, baik Palestina maupun Suriah ini merupakan hal membahagiakan mengingat kondisi dalam negeri mereka yang tengah mencekam.
Sementara untuk pihak Suriah sendiri, pertandingan penentuan tersebut terjadi menjelang peringatan penggulingan Bashar al-Assad, yang memicu perang selama bertahun-tahun dengan tindakan kerasnya terhadap protes pro-demokrasi.
Kedua negara tahu bahwa hasil imbang di laga terakhir Grup A akan memastikan Palestina berada di puncak klasemen, sementara Suriah lolos di posisi kedua.
Baca juga:Pernikahan Massal di Gaza Rayakan Kehidupan Baru Setelah Bertahun-tahun Perang
Bahkan sebelum peluit akhir dibunyikan, sekira 40.000 suporter yang memadati Stadion Education City di Al Rayyan, Qatar, mulai menari dan bersorak merayakan keberhasilan kedua tim lolos ke babak delapan besar.
Di akhir pertandingan, para pemain di lapangan bertukar jersey dan berfoto bersama, sementara para pelatih tim saling berpelukan.
Bagi kedua belah pihak, baik Palestina maupun Suriah ini merupakan hal membahagiakan mengingat kondisi dalam negeri mereka yang tengah mencekam.
Sementara untuk pihak Suriah sendiri, pertandingan penentuan tersebut terjadi menjelang peringatan penggulingan Bashar al-Assad, yang memicu perang selama bertahun-tahun dengan tindakan kerasnya terhadap protes pro-demokrasi.
Kedua negara tahu bahwa hasil imbang di laga terakhir Grup A akan memastikan Palestina berada di puncak klasemen, sementara Suriah lolos di posisi kedua.
Baca juga:Pernikahan Massal di Gaza Rayakan Kehidupan Baru Setelah Bertahun-tahun Perang
Bahkan sebelum peluit akhir dibunyikan, sekira 40.000 suporter yang memadati Stadion Education City di Al Rayyan, Qatar, mulai menari dan bersorak merayakan keberhasilan kedua tim lolos ke babak delapan besar.
Di akhir pertandingan, para pemain di lapangan bertukar jersey dan berfoto bersama, sementara para pelatih tim saling berpelukan.