home wirausaha syariah

OJK Resmikan EPIKS di Pesantren Minhaajurrosyidiin, Genjot Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:25 WIB
OJK Resmikan EPIKS di Pesantren Minhaajurrosyidiin, Genjot Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
LANGIT7.ID–Jakarta; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan pembentukan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, sebagai upaya memperluas akses layanan keuangan syariah dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di DKI Jakarta. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi OJK, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Agama, dan lembaga jasa keuangan melalui TPAKD DKI Jakarta.

Peresmian yang digelar Selasa (9/12) ini menandai penguatan peran pesantren sebagai pusat literasi keuangan syariah bagi masyarakat. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan bahwa pesantren memiliki kontribusi strategis dalam membangun generasi melek finansial.

“Saya ke sini ingin bersama-sama dengan komunitas di sini, dengan keluarga besar Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, untuk memberikan nilai tambah. Karena semuanya sudah bagus, kita berharap insya Allah bisa memberikan nilai tambah dalam hal literasi dan inklusi keuangan. Saya rasa ini juga suatu bekal yang sangat penting, yaitu untuk santriwan dan santriwatinya agar bisa menyiapkan masa depan dengan lebih baik, dan juga untuk pesantren sendiri. Karena yang kita edukasi bukan hanya santriwan-santriwatinya, tapi juga para pengurus pondoknya, para guru-gurunya, dan seluruh keluarga sekitarnya,” kata Friderica dalam keterangan resmi, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan bahwa perlindungan masyarakat terhadap risiko keuangan digital menjadi prioritas utama melalui edukasi yang tepat.

“OJK punya satu tugas lagi selain mengatur dan mengawasi, yaitu melindungi, dengan memberikan edukasi. Karena pendidikan, ilmu, dan literasi itulah yang akan menjaga adik-adik semua dari berbagai bahaya yang muncul di era sekarang, era digitalisasi. Banyak sekali manfaat yang kita dapat dari digitalisasi, namun risikonya juga luar biasa,” tegasnya.



Didesain untuk Pelajar, Santri, UMKM, hingga Koperasi
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya