Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 24 Januari 2026
home wirausaha syariah detail berita

OJK Resmikan EPIKS di Pesantren Minhaajurrosyidiin, Genjot Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

tim langit 7 Rabu, 10 Desember 2025 - 15:25 WIB
OJK Resmikan EPIKS di Pesantren Minhaajurrosyidiin, Genjot Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
LANGIT7.ID–Jakarta; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan pembentukan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, sebagai upaya memperluas akses layanan keuangan syariah dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di DKI Jakarta. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi OJK, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Agama, dan lembaga jasa keuangan melalui TPAKD DKI Jakarta.

Peresmian yang digelar Selasa (9/12) ini menandai penguatan peran pesantren sebagai pusat literasi keuangan syariah bagi masyarakat. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan bahwa pesantren memiliki kontribusi strategis dalam membangun generasi melek finansial.

“Saya ke sini ingin bersama-sama dengan komunitas di sini, dengan keluarga besar Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, untuk memberikan nilai tambah. Karena semuanya sudah bagus, kita berharap insya Allah bisa memberikan nilai tambah dalam hal literasi dan inklusi keuangan. Saya rasa ini juga suatu bekal yang sangat penting, yaitu untuk santriwan dan santriwatinya agar bisa menyiapkan masa depan dengan lebih baik, dan juga untuk pesantren sendiri. Karena yang kita edukasi bukan hanya santriwan-santriwatinya, tapi juga para pengurus pondoknya, para guru-gurunya, dan seluruh keluarga sekitarnya,” kata Friderica dalam keterangan resmi, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan bahwa perlindungan masyarakat terhadap risiko keuangan digital menjadi prioritas utama melalui edukasi yang tepat.

“OJK punya satu tugas lagi selain mengatur dan mengawasi, yaitu melindungi, dengan memberikan edukasi. Karena pendidikan, ilmu, dan literasi itulah yang akan menjaga adik-adik semua dari berbagai bahaya yang muncul di era sekarang, era digitalisasi. Banyak sekali manfaat yang kita dapat dari digitalisasi, namun risikonya juga luar biasa,” tegasnya.

OJK Resmikan EPIKS di Pesantren Minhaajurrosyidiin, Genjot Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah


Didesain untuk Pelajar, Santri, UMKM, hingga Koperasi


Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi, menjelaskan bahwa EPIKS dihadirkan untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang lebih mudah dijangkau oleh komunitas pesantren.

“Dengan terbentuknya EPIKS, kami berharap para pelajar, mahasiswa, santri, tenaga pengajar, serta masyarakat sekitar pesantren dapat lebih mudah dan aktif memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah, sehingga mampu mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah,” ujarnya.

Program ini dirancang untuk mendukung tabungan pelajar, pembiayaan UMKM, layanan investasi syariah, serta pelatihan literasi keuangan. Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin dipilih karena ekosistem pendidikannya yang besar, terdiri dari 1.600 pelajar, 300 santri, dan lebih dari 22 UMKM yang berpotensi berkembang melalui layanan keuangan syariah.

Kolaborasi pelaksanaan EPIKS turut melibatkan PT Bursa Efek Indonesia, Bank Syariah Indonesia, PT Phintraco Sekuritas, serta Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurrosyidiin (STAIMI).


Rangkaian Program: Edukasi, Galeri Investasi Syariah, hingga Green Economy


Pelaksanaan EPIKS di pesantren ini mencakup berbagai kegiatan strategis, di antaranya:

- Edukasi keuangan syariah dan pasar modal untuk sekitar 750 pelajar dan mahasiswa

- Penyerahan kartu santri dan tabungan pelajar

- Pembentukan Agen Laku Pandai Syariah untuk layanan keuangan satu pintu

- Penandatanganan komitmen pembentukan Galeri Investasi Syariah (GIS) pertama di pesantren wilayah DKI Jakarta

- Inisiatif Green Economy, seperti penyediaan Reverse Vending Machine untuk penukaran botol plastik menjadi nilai transaksi keuangan, serta penanaman pohon

Ketua Pesantren Minhaajurrosyidiin, Chairul Baihaqi, menyampaikan apresiasi terhadap OJK atas hadirnya program yang dinilai akan menjadi model pengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren.

“Semoga program EPIKS di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin dapat menjadi sarana kolaborasi strategis yang berkelanjutan antara berbagai pihak, sekaligus percontohan bagi ekosistem pendidikan Islam lainnya,” ungkapnya.


Capaian Nasional Penguatan Literasi Syariah


EPIKS merupakan bagian dari roadmap besar penguatan ekosistem ekonomi syariah di Jakarta menuju visi “Jakarta Top 20 Global City.” Hingga Oktober 2025, OJK bersama pemangku kepentingan telah mencatat:

- 1.627 kegiatan edukasi keuangan syariah

- 6.220.084 peserta yang telah dijangkau

- 5.738 kegiatan GENCARKAN Syariah

- 15.203.488 peserta total

Berbagai program tematik seperti SAKINAH, SICANTIKS, School of Syariah (SOS), ISFO 2025, dan SYAFIF turut mempercepat peningkatan literasi masyarakat.

Implementasi EPIKS hingga tahun ini telah menghasilkan pembukaan 93 agen layanan keuangan syariah, pembentukan GIS, peningkatan akses pembiayaan, dan berbagai edukasi di lingkungan pesantren. Di tahun sebelumnya, OJK telah melaksanakan program serupa di 10 pondok pesantren dengan pra-kegiatan di 20 pesantren lainnya.

Peresmian EPIKS dihadiri lebih dari 750 pelajar dan santri, serta berbagai pimpinan lembaga, termasuk Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, Wadirut BSI Bob Tyasaka Ananta, Direktur Phintraco Sekuritas Andre Mahardika, dan pejabat Pemprov DKI Jakarta.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 24 Januari 2026
Imsak
04:22
Shubuh
04:32
Dhuhur
12:08
Ashar
15:30
Maghrib
18:20
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan