Indonesia Menang 3-1 atas Myanmar, tetapi Jalan ke Semifinal Tetap Tertutup
Nabil
Jum'at, 12 Desember 2025 - 20:47 WIB
Indonesia Menang 3-1 atas Myanmar, tetapi Jalan ke Semifinal Tetap Tertutup
LANGIT7.ID-Jakarta;Harapan Timnas Indonesia U-22 untuk mengulang sukses sebagai juara SEA Games kembali pupus meski menutup laga terakhir Grup C dengan kemenangan. Di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Jumat (12/12/2025) malam, skuad Garuda Muda menaklukkan Myanmar 3-1, namun hasil tersebut tidak cukup untuk menjaga langkah mereka di turnamen tahun ini.
Status Indonesia sebagai juara bertahan tak mampu memberi jaminan apa pun. Setelah melalui fase grup yang ketat, Indonesia dipastikan tidak dapat melaju ke semifinal karena kalah bersaing di klasemen runner-up terbaik. Kemenangan ini hanya menambah poin, tetapi tidak memperbaiki selisih gol yang menjadi penentu akhir.
Malaysia menjadi tim yang merebut tiket terakhir semifinal dari jalur runner-up terbaik. Dengan poin yang sama, mereka unggul dalam margin gol dibanding Indonesia, sehingga praktis mengunci posisi pendamping tiga juara grup lain.
Pertandingan penentu melawan Myanmar sebenarnya berjalan dramatis. Indonesia yang membutuhkan kemenangan besar justru tertinggal lebih dulu melalui gol Min Maw Oo pada menit ke-29. Situasi sempat menekan, sebelum Toni Firmansyah menyamakan keadaan di menit ke-45.
Di babak kedua, Garuda Muda mencoba menaikkan tempo. Dua gol Jens Raven—masing-masing pada menit ke-88 dan 90+5—mengubah skor menjadi 3-1, sekaligus memberi asa tipis untuk mengejar selisih gol Malaysia. Namun peluit akhir tetap menutup peluang itu. Kemenangan tersebut tidak mampu menggeser Malaysia yang unggul selisih gol lebih baik.
Dengan catatan satu kemenangan dan satu kekalahan (0-1 dari Filipina), perjalanan Indonesia berhenti di fase grup. Meski menutup laga pamungkas dengan kemenangan meyakinkan, hitung-hitungan klasemen memastikan Timnas U-22 harus angkat koper lebih cepat dari SEA Games 2025.
Status Indonesia sebagai juara bertahan tak mampu memberi jaminan apa pun. Setelah melalui fase grup yang ketat, Indonesia dipastikan tidak dapat melaju ke semifinal karena kalah bersaing di klasemen runner-up terbaik. Kemenangan ini hanya menambah poin, tetapi tidak memperbaiki selisih gol yang menjadi penentu akhir.
Malaysia menjadi tim yang merebut tiket terakhir semifinal dari jalur runner-up terbaik. Dengan poin yang sama, mereka unggul dalam margin gol dibanding Indonesia, sehingga praktis mengunci posisi pendamping tiga juara grup lain.
Pertandingan penentu melawan Myanmar sebenarnya berjalan dramatis. Indonesia yang membutuhkan kemenangan besar justru tertinggal lebih dulu melalui gol Min Maw Oo pada menit ke-29. Situasi sempat menekan, sebelum Toni Firmansyah menyamakan keadaan di menit ke-45.
Di babak kedua, Garuda Muda mencoba menaikkan tempo. Dua gol Jens Raven—masing-masing pada menit ke-88 dan 90+5—mengubah skor menjadi 3-1, sekaligus memberi asa tipis untuk mengejar selisih gol Malaysia. Namun peluit akhir tetap menutup peluang itu. Kemenangan tersebut tidak mampu menggeser Malaysia yang unggul selisih gol lebih baik.
Dengan catatan satu kemenangan dan satu kekalahan (0-1 dari Filipina), perjalanan Indonesia berhenti di fase grup. Meski menutup laga pamungkas dengan kemenangan meyakinkan, hitung-hitungan klasemen memastikan Timnas U-22 harus angkat koper lebih cepat dari SEA Games 2025.
(lam)