home global news

Fadli Zon Resmikan Panggung Sangga Buwana, Negara Tegaskan Komitmen Rawat Warisan Budaya

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:36 WIB
Fadli Zon Resmikan Panggung Sangga Buwana, Negara Tegaskan Komitmen Rawat Warisan Budaya
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Panggung Sangga Buwana serta tata pamer Museum Keraton Surakarta Hadiningrat usai revitalisasi yang dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan terhadap bangunan bersejarah tersebut. Peresmian ini menegaskan komitmen negara dalam merawat warisan budaya sebagai bagian penting dari ingatan kolektif bangsa sekaligus penguatan ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa revitalisasi Panggung Sangga Buwana bukan sekadar peresmian bangunan fisik, melainkan peneguhan kembali tanggung jawab negara dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga warisan budaya.

“Kita bukan hanya meresmikan sebuah bangunan fisik, tetapi menegaskan kembali komitmen untuk merawat ingatan kolektif bangsa. Panggung Sangga Buwana adalah saksi perjalanan panjang sejarah, peradaban, dan nilai-nilai luhur yang membentuk jati diri bangsa Indonesia,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).

Panggung Sangga Buwana merupakan bagian tak terpisahkan dari arsitektur Keraton Surakarta Hadiningrat dan telah ditetapkan sebagai bagian dari Cagar Budaya Nasional sejak tahun 2017. Berdasarkan catatan sejarah, bangunan ini didirikan pada masa pemerintahan Sri Susuhunan Pakubuwono III sekitar tahun 1728. Dengan bentuk segi delapan, tinggi kurang lebih 30 meter, dan lima tingkatan, Panggung Sangga Buwana pada masanya diyakini sebagai bangunan tertinggi di Pulau Jawa.

“Kehadiran Sangga Buwana merepresentasikan konsep Keraton sebagai pusat jagat atau kosmos. Secara historis, menara ini memiliki fungsi ganda, yakni sebagai pos penjagaan strategis yang memungkinkan pengawasan kawasan keraton, alun-alun, hingga Benteng VOC, sekaligus sebagai penanda waktu. Lebih dari itu, Sangga Buwana juga diyakini sebagai tempat malenggeng atau tapa bagi Raja, ruang untuk menyepi dan berkomunikasi secara spiritual, yang menjadikannya memiliki nilai sakral yang tinggi,” ujar Menteri Kebudayaan.

Selain revitalisasi Panggung Sangga Buwana, Kementerian Kebudayaan juga menyelesaikan penataan ulang tata pamer Museum Keraton Surakarta. Pembaruan ini mencakup rekonstruksi narasi sejarah, penataan artefak, serta peningkatan standar museum dari aspek pencahayaan, pengaturan suhu, dan konservasi koleksi.

“Dengan tata pamer baru, museum keraton diharapkan mampu menyajikan informasi yang utuh dan edukatif. Masyarakat tidak hanya melihat artefak, tetapi memahami narasi sejarah dan nilai budaya yang dikandung di dalamnya,” ujar Menteri.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya