home wirausaha syariah

Laba BRK Syariah Naik Tipis di Kuartal III-2025, Efisiensi Membaik tapi Biaya Dana Tertekan

Kamis, 18 Desember 2025 - 14:23 WIB
Laba BRK Syariah Naik Tipis di Kuartal III-2025, Efisiensi Membaik tapi Biaya Dana Tertekan
LANGIT7.ID-Jakarta; Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah pada kuartal III-2025 menunjukkan dua wajah sekaligus: perbaikan efisiensi operasional di satu sisi, serta tekanan biaya dana yang mulai terasa di sisi lain. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, bank daerah berbasis syariah ini tetap mampu menjaga pertumbuhan laba secara moderat.

Berdasarkan catatan Biro Riset Infobank (birI), laba BRK Syariah per September 2025 tercatat sebesar Rp218,20 miliar. Capaian tersebut tumbuh 3,46 persen secara tahunan (year on year/YoY), mencerminkan kemampuan bank menjaga kinerja di tengah meningkatnya beban operasional dan distribusi bagi hasil.

Pertumbuhan laba tersebut tidak terlepas dari fungsi intermediasi yang masih berjalan stabil. Hingga akhir kuartal III-2025, penyaluran pembiayaan mencapai Rp21,59 triliun atau meningkat 2,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21,00 triliun.

Kontribusi utama terhadap kinerja keuangan datang dari pendapatan setelah distribusi bagi hasil yang mencapai Rp1,12 triliun, tumbuh signifikan 11,18 persen. Namun, di sisi lain, tekanan mulai terlihat dari kenaikan beban operasional yang melonjak 14,87 persen dari Rp710,81 miliar menjadi Rp816,48 miliar.

Beban tenaga kerja menjadi komponen dengan kenaikan terbesar. Pos ini naik 2,27 persen dari Rp470,52 miliar menjadi Rp481,18 miliar, menunjukkan adanya peningkatan biaya sumber daya manusia yang perlu diimbangi dengan produktivitas.

Tekanan biaya juga tercermin dari distribusi bagi hasil kepada pemilik dana investasi. Nilainya meningkat 8,37 persen dari Rp679,48 miliar pada September 2024 menjadi Rp736,29 miliar pada September 2025. Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan pada cost of fund (COF), meskipun struktur dana pihak ketiga masih didominasi dana murah.

Dari sisi penghimpunan dana, BRK Syariah mencatat total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp26,39 triliun, tumbuh 3,56 persen dibandingkan Rp25,48 triliun pada September 2024. Komposisinya terdiri dari giro sebesar Rp5,26 triliun, tabungan Rp8,17 triliun, dan deposito Rp12,96 triliun.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya