home sports

Alcaraz & Ferrero: Sudah Bersama Tujuh Tahun Mengapa Mereka Putus? Apa Karena Jenuh? Ingin Pelatih Baru, Siapa Dia?

Kamis, 18 Desember 2025 - 22:39 WIB
Alcaraz & Ferrero: Sudah Bersama Tujuh Tahun Mengapa Mereka Putus? Apa Karena Jenuh? Ingin Pelatih Baru, Siapa Dia?
LANGIT7.ID-Kabar mengejutkan datang dari petenis no 1 dunia Carlos Alcaraz. Petenis Spanyol ini dikabarkan putus kemitraannya dengan pelatih top, Carlos Ferero.

Yang bikin penasaran, ada apa? Bukankan Ferero memberi Alcaraz kesuksesan besar dalam mencapai puncak karir hingga bisa merebut no 1 dunia? Desas desus, Alcaraz mulai jenuh dengan Ferero. Ia ingin pelatih baru untuk mengejar target grand slam pada 2026 yang diawali di Australia Open pada Januari. Siapa sebenarnya pelatih yang diincar Alcaraz? Apakah tetap dari Spanyol yang secara kulturnya cocok. Lalu siapa? Desas desus nama Rafael Nadal turut muncul, termasuk paman dan sekaligus mantan pelatih Nadal, Toni Nadal. Jika keduanya jadi kandidat tidak salah. Rafael Nadal sudah terbukti punya sejarah besar dengan mengoleksi 22 grand slam, begitu pula Toni Nadal, sebagai pelatih sukses mengantar Rafael Nadal mengoleksi 22 grand slam. Tapi juga ada kabar lain, Roger Federer dan Andi Rodic ikut jadi rumor. Tapi kedua nama tersebut juga sama sama memiliki sejarah yang luar biasa. Federer mengoleksi 20 grand slam, Andi Roddic mengoleksi satu grand slam, 32 gelar ATP master dan 5 gelar ATP master 1000. Yang menonjol dari Roddick adalah service cepat yang sulit diantisipasi. Kini tinggal menunggu siapa yang bakal dipilih Alcaraz?

Dalam sejarah karir tenis Alcaraz, Ferero telah membuktikan sebagai pelatih yang luar biasa. Semua mata menyaksikan sendiri kehebatan Ferero. Lalu bagaimana perjalanan Alcaraz bersama Ferero?

Carlos Alcaraz masih berusia 14 tahun ketika Juan Carlos Ferrero pertama kali menyaksikannya bermain. Tertarik oleh desas-desus tentang bakat istimewa yang muncul dekat akademi tenisnya di Spanyol tenggara, mantan peringkat 1 dunia itu menangkap gambaran pertama Alcaraz bertanding di sebuah turnamen.

Momen itu adalah awal dari kemitraan sukses yang secara resmi dimulai pada 2018 dan, setelah tujuh tahun, Alcaraz dan Ferrero umumkan pada Rabu telah berakhir.

Kesuksesan mereka terjalin erat. Di mana ada Alcaraz, di situ ada Ferrero. Mereka identik sepanjang kenaikan meteorik Alcaraz ke Tur ATP hingga posisinya hari ini, baru saja mengakhiri musim dengan kehormatan sebagai Peringkat 1 Akhir Tahun ATP 2024.

“Dia sangat berarti bagiku,” kata Alcaraz tentang Ferrero tahun lalu. “Jelas dukungannya luar biasa ketika dia ada di coach box. Dukungannya sangat spesial bagiku. Kami mulai ketika aku masih bermain di kategori junior, dia bahkan menemani ke turnamen Grade 4.”
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya