home sosok muslim

Menengok Cinta Nabi ke Putrinya, Ubah Budaya Jahiliyah yang Pinggirkan Perempuan

Senin, 11 Oktober 2021 - 08:06 WIB
ilustrasi seorang ayah menggandeng putrinya (foto: langit7.id/istock)
Putri Rasulullah yang terbilang berumur panjang adalah Fatimah Az-Zahra. Ia putri bungsu Nabi Muhammad SAW dan ibunda Khadijah.

Kedua saudara kandung Fatimah, Qasim dan Abdullah, meninggal dunia pada usia dini. Umurnya tergolong pendek. Lahir saat sang ayah belum menjadi Rasul dan meninggal enam bulan setelahnya. Ia meninggal pada usia 27 tahun di Madinah pada 3 Ramadhan 11 Hijriah.

Fatimah dikenal dengan julukan Ummu Abiha, Ibunda dari ayahnya. Julukan itu diberikan karena kedekatan Fatimah dengan Rasulullah, terutama setelah Khadijah RA meninggal dunia. Fatimah lah yang paling banyak dan paling lama mengurus urusan Rasulullah. Ia memenuhi segala kebutuhan Rasulullah sampai hijrah ke Madinah dan serumah dengan istri beliau, yaitu Saudah dan Aisyah.

Baca Juga: Cinta Sejati Rasulullah pada Khadijah, Cinta yang Tumbuh dalam Perjuangan



Pakar Sirah Nabawiyah Ustadz Asep Sobari mengatakan, Rasulullah sangat sayang kepada Fatimah. Namun bukan berarti beliau memanjakan Fatimah selayaknya orang tua yang berlebihan sayang kepada anaknya.

Rasulullah mendidik Fatimah dengan sangat luar biasa. Tatkala Ali bin Abi Thalib melamar putri kesayangan baginda Nabi itu, ia adalah seorang pemuda miskin yang tak sanggup untuk sekadar menyediakan mahar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
maulid nabi muhammad saw teladan rasulullah akhlak rasulullah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya