Kondisi Memprihatinkan, Banjir di Kalsel Naik ke Status Tanggap Darurat Bencana
Lusi mahgriefie
Selasa, 30 Desember 2025 - 08:14 WIB
Bupati Kalsel Abdul Hadi menetapkan status tanggap darurat bencana atas bencana banjir di Kalsel.
Pemeritah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi menetapkan status tanggap darurat bencana, pascabanjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi sejak Minggu (28/12) lalu.
Hal tersebut disampaikan Bupati Balangan, H. Abdul Hadi saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir pada Minggu (28/12/2025). Terhitung status tanggap darurat berlaku sejak hari itu, hingga Sabtu 3 Januari 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Balangan menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong.
"Saya sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong. Semoga masyarakat yang terdampak tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan ini. Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat penanganan banjir sampai 3 Januari 2026," ujar Bupati H Abdul Hadi mengutip laman resmi Pemkab Balangan, Selasa (30/12/2025).
Baca juga:Banjir Bandang di Kalsel, Ketinggian Air Hingga Seatap Rumah
Ia menegaskan, proses penanganan pascabanjir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Balangan, TNI, Polri, masyarakat, serta relawan. Fokus utama saat ini adalah pembersihan lumpur dan sisa material banjir agar rumah warga dan fasilitas umum dapat kembali difungsikan.
"Bersama Forkopimda Balangan, kami terus bekerja melakukan pembersihan lumpur dan material sisa banjir di rumah-rumah warga agar dapat segera ditempati kembali," ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Balangan, H. Abdul Hadi saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir pada Minggu (28/12/2025). Terhitung status tanggap darurat berlaku sejak hari itu, hingga Sabtu 3 Januari 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Balangan menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong.
"Saya sangat prihatin atas musibah yang menimpa warga di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong. Semoga masyarakat yang terdampak tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan ini. Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat penanganan banjir sampai 3 Januari 2026," ujar Bupati H Abdul Hadi mengutip laman resmi Pemkab Balangan, Selasa (30/12/2025).
Baca juga:Banjir Bandang di Kalsel, Ketinggian Air Hingga Seatap Rumah
Ia menegaskan, proses penanganan pascabanjir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Balangan, TNI, Polri, masyarakat, serta relawan. Fokus utama saat ini adalah pembersihan lumpur dan sisa material banjir agar rumah warga dan fasilitas umum dapat kembali difungsikan.
"Bersama Forkopimda Balangan, kami terus bekerja melakukan pembersihan lumpur dan material sisa banjir di rumah-rumah warga agar dapat segera ditempati kembali," ujarnya.