home lifestyle muslim

Louis Vuitton Kembali Memacu Demam Motif Monogramnya

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:31 WIB
Louis Vuitton Kembali Memacu Demam Motif Monogramnya
LANGIT7.ID-Louis Vuitton merayakan seabad kanvas bermotif cokelat dan emasnya pada 1996 silam, dengan mendapuk para desainer ternama seperti Helut Lang, Romeo Gigli, Vivienne Westwood, Azzedine Alaïa, dan Sybilla untuk mendesain tas atau barang perjalanan.

Mereka mengulangi keberhasilan itu pada 2014, saat raksasa barang mewah Prancis ini memberikan kebebasan penuh kepada beberapa pembaharu—diantaranya Karl Lagerfeld, Frank Gehry, dan Cindy Sherman—untuk mencoba membuat tas dan koper dari material yang lentur namun sangat tahan lama tersebut.

Kini, seiring Monogram menandai ulang tahunnya yang ke-130, Vuitton merancang serangkaian perayaan besar sepanjang 2026 yang berfokus pada asal-usul motif tersebut, yaitu ketika putra sang pendiri, Georges, mendepositokan sebuah sampel persegi di The Paris Archives pada 1896.

"Justru tindakan pada 1896 itulah yang menciptakan merek seperti yang kita kenal sekarang," ungkap Pietro Beccari, Chairman dan CEO Louis Vuitton, takjub. "Namun selalu ada lebih banyak hal untuk ditemukan dan dilakukan seputar kanvas ini. Ia bagai cawan suci Louis Vuitton."

Mulai 1 Januari, semua etalase toko Vuitton di seluruh dunia akan memajang replika paten Monogram asli, lengkap dengan segel laknya, serta replika stempel kayu Monogram bersejarah. Di dalam toko, butik-butik Vuitton akan memamerkan koleksi edisi spesial peringatan ulang tahun, didukung oleh kampanye khusus, pop-up store, dan berbagai animasi serta kejutan lainnya.

"Saya rasa orang-orang mencari makna, dan alasan untuk tetap setia pada sebuah merek," kata Beccari kepada WWD. "Mereka ingin tahu lebih banyak tentang produknya, apa yang ada di baliknya, apa keahlian yang membuatnya."

Peringatan ulang tahun ini "memberi kami kesempatan untuk menjelaskan salah satu simbol Louis Vuitton kepada generasi baru, dan memberikan alasan untuk membeli produk ini," lanjutnya dalam sebuah wawancara. "Mereka harus tahu bahwa mereka dapat mewariskannya ke generasi berikutnya, dan bahwa ia akan selalu mewakili salah satu merek paling mewah di dunia."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya