Kemenhaj RI Gandeng TNI-Polri Perkuat Disiplin Petugas Haji Melalui Pelatihan Khusus
Tim langit 7
Kamis, 01 Januari 2026 - 14:03 WIB
Kemenhaj RI Gandeng TNI-Polri Perkuat Disiplin Petugas Haji Melalui Pelatihan Khusus
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj RI) melakukan transformasi besar dalam sistem penyiapan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk tahun 1447 H/2026 M. Fokus utama kini dialihkan pada kekuatan fisik dan mental melalui skema pendidikan dan latihan (Diklat) terpadu berbasis barak dengan pendekatan semi-militer.
Transformasi Kurikulum: Fisik Sebagai Fondasi
Berbeda dengan pola sebelumnya, kurikulum Diklat kali ini menempatkan pembinaan jasmani (Binjas) sebagai pilar utama. Melibatkan instruktur dari TNI, Polri, dan tenaga medis, para calon petugas akan digembleng untuk meningkatkan daya tahan di lapangan yang ekstrem. Materi latihan mencakup jalan sehat, senam kebugaran, hingga baris-berbaris guna menanamkan hierarki dan tanggung jawab.
Letkol Arm Tulus Widodo, Anggota Tim Pokja Diklat PPIH 2026, menjelaskan bahwa skema ini telah dipaparkan langsung di depan Menteri Haji dan Umrah. “Agenda hari ini adalah presentasi di hadapan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI. Kami menyiapkan pendidikan dan latihan khusus bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M,” ungkap Tulus dalam keterangannya, dikutip Kamis(1/1/2025).
Ia menekankan bahwa kesiapan raga adalah syarat mutlak pelayanan. “Faktor utama dalam mendukung pelaksanaan tugas PPIH adalah kesehatan. Karena itu, kegiatan Binjas kami susun secara terprogram dan terarah sesuai arahan Bapak Menteri,” lanjutnya.
Bukan Militerisasi, Tapi Penguatan Karakter
Transformasi Kurikulum: Fisik Sebagai Fondasi
Berbeda dengan pola sebelumnya, kurikulum Diklat kali ini menempatkan pembinaan jasmani (Binjas) sebagai pilar utama. Melibatkan instruktur dari TNI, Polri, dan tenaga medis, para calon petugas akan digembleng untuk meningkatkan daya tahan di lapangan yang ekstrem. Materi latihan mencakup jalan sehat, senam kebugaran, hingga baris-berbaris guna menanamkan hierarki dan tanggung jawab.
Letkol Arm Tulus Widodo, Anggota Tim Pokja Diklat PPIH 2026, menjelaskan bahwa skema ini telah dipaparkan langsung di depan Menteri Haji dan Umrah. “Agenda hari ini adalah presentasi di hadapan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI. Kami menyiapkan pendidikan dan latihan khusus bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M,” ungkap Tulus dalam keterangannya, dikutip Kamis(1/1/2025).
Ia menekankan bahwa kesiapan raga adalah syarat mutlak pelayanan. “Faktor utama dalam mendukung pelaksanaan tugas PPIH adalah kesehatan. Karena itu, kegiatan Binjas kami susun secara terprogram dan terarah sesuai arahan Bapak Menteri,” lanjutnya.
Bukan Militerisasi, Tapi Penguatan Karakter